HONDA VARIO

  • Berita Terkini

    Jumat, 03 Mei 2019

    UMNU Bentuk Kebumen English Community

    KEBUMEN (kebumenekspres.com)-Universitas Maarif Nahdlatul Ulama (UMNU) Kebumen membentuk Kebumen English Community. Ini dilaksanakan guna mempermudahkan kebutuhan belajar Bahasa Inggris. Kini belajar Bahasa Inggris telah menjadi kebutuhan mengingat pesatnya perkembangan zaman.

    Belajar Bahasa Inggris seringkali dianggap sebagai hal yang susah. Adanya Kebumen English Community  akan mempermudah dalam mempelajari bahasa asing tersebut. Pasalnya satu komunitas akan berkomunikasi menggunakan Bahasa Inggris. Mempelajari bahasa akan semakin mudah jika dilaksanakan dengan berkomunikasi.

    Dalam hal membentuk Kebumen English Community  UMNU Kebumen setidaknya melibatkan 30 SMA sederajat dan Musyawarah Guru Mata Pelajaran (MGMP) Bahasa Inggris. Mereka akan bersama-sama merumuskan terbentuknya komunitas tersebut. Komunitas ini menawarkan cara belajar bahasa Inggris di luar sekolah dengan lebih simpel. Program ini juga menggandeng Kampung Wisata Inggris Kebumen (KWIK).

    Dosen Prodi Pendidikan Bahasa Inggris UMNU Kebumen Hastri Firharmawan mengemukakan komunitas ini diharapkan dapat menjadi sarana pelajar, mahasiswa dan masyarakat. Ini untuk saling berbagi belajar Bahasa Inggris. Selama ini pembelajaran Bahasa Inggris masih difokuskan di sekolah. "Ini sebagai terobosan belajar yang lebih simpel dan menyenangkan. Namun target utamanya didapat," tuturnya, Rabu (1/5/2019) saat workshop penguatan Kebumen English Community di Perpusda Kebumen.

    Baginya, belajar Bahasa Inggris itu tidak sulit. Kesulitan yang dialami itu kadang muncul dari diri sendiri. belajar Bahasa Inggris memang membutuhkan ruang yang nyaman dan komunitas. Jika terbiasa melakukan komunikasi dengan Bahasa Inggris tentunya mudah. Untuk itu komunitas menjadi sangat penting. Komunitas akan meningkatkan rasa percaya diri.  "Setting yang nyaman belajar (komunitas) minimal akan membuat lebih percaya diri dalam menggunakan Bahasa Inggris," terangnya.

    Hastri menambahkan, Bahasa Inggris sudah menjadi kebutuhan. Terlebih saat ini dimana telah memasuki  perkembangan zaman industri 4.0. Selain sebagai bahasa internasional, Bahasa Inggris juga telah merambah ke seluruh sektor kehidupan manusia. Ini mulai dari pendidikan hingga pekerjaan.  "Kami juga memandang potensi pariwisata Kebumen yang baik dapat menjadi lokasi wisatawan asing, tentu bahasa Inggris ini menjadi diperlukan," ucapnya. (mam)

    Berita Terbaru :


    Scroll to Top