BPJS

BPJS
  • Berita Terkini

    HONDA VARIO DUO

    Selasa, 07 Mei 2019

    Putera Bupati Yazid Lolos Jadi Anggota DPRD

    Ahmad Haujaki Al Amkani
    KEBUMEN (kebumenekspres.com)- Sejumlah catatan menarik terjadi pada gelaran Pemilihan Umum (Pemilu) serentak 2019 di Kebumen. Salah satunya, adanya wajah-wajah baru yang diprediksi bakal menghiasi anggota DPRD  periode 2019-2024 mendatang.

    Dari sekian banyak nama "pendatang baru" itu, nama Ahmad Haujaki Al Amkani menjadi semakin menarik. Ya, dia tak lain merupakan putra dari Bupati Kebumen,KH Yazid Mahfudz.

    Gus Zaki, sapaan akrab Ahmad Haujaki Al Amkani, maju lewat Partai Kebangkitan Bangsa (PKB). Dia bersaing dengan para politisi lainnya di Daerah Pemilihan (Dapil) 1 Kebumen meliputi Kecamatan Buluspesantren dan Kebumen.

    Gus Zaki yang mendapat nomor urut dua itupun harus bersaing dengan politisi kawakan PKB yang sudah kenyang pengalaman seperti Miftahul Ulum dan Chumndari yang merupakan petahana. Namun, perkembangan terakhir menunjukkan, Gus Zaki diprediksi lolos.

    Perolehan suaranya hanya "kalah" dari nomor urut 1 Miftahul Ulum yang juga Wakil Ketua DPRD Kebumen saat ini. Dengan perolehan suara PKB yang sangat signifikan di Dapil 1, kemungkinan PKB meloloskan Miftahul Ulum dan Ahmad Haujaki Al Amkani.

    Dimintai komentarnya, KH Yazid Mahfudz mengatakan, kepastian anak keduanya lolos DPRD Kebumen masih harus menunggu pengumuman resmi Komisi Pemilihan Umum (KPU). Namun, dari perhitungan internal PKB,  Gus Zaki bisa dipastikan lolos sebagai anggota DPRD Kebumen periode 2019-2024.   "Dia mendapat suara by name 5.254. Terimakasih atas dukungan masyarakat Kebumen," kata Gus Yazid, tadi malam (6/5/2019).

    Gus Yazid lantas menceritakan soal putranya tersebut. Zaki merupakan putra keduanya. Selama ini, Zaki tidak tinggal di Kebumen. Zaki menempuh pendidikan di MA
    Sunan Pandanaran Jogjakarta.

    Usai menamatkan pendidikan lanjutan atas, Zaki melanjutkan ke pondok pesantren (Ponpes) Al Falah Ploso Kediri. "Mudah2an jika nanti lolos dan ditetapkan oleh KPU bisa memperjuangkan aspirasi masyarakat sesuai tupoksi DPRD atau Legislatif yaitu legeslasi, kontroling dan budgeting," ungkap Gus Yazid.(mam/cah)

    Berita Terbaru :


    Scroll to Top