BPJS

BPJS

Job Fair 2019

  • Berita Terkini

    HONDA CBR 150

    Selasa, 21 Mei 2019

    Miris! 20 Orang di Kebumen Tewas Tenggelam di Awal 2019

    KEBUMEN (kebumenekspres.com)- Kecelakaan perairan berujung maut makin sering terjadi di Kebumen akhir-akhir ini. Di awal tahun 2019 saja, sudah ada 16 kejadian. Dari jumlah itu, 20 orang ditemukan meninggal dunia. Sementara, 1 lainnya dinyatakan hilang karena tidak ditemukan.

    Terbaru, Dika Ananda Romadoni (9), seorang bocah warga Desa Kedungwinangun, Kecamatan Klirong, tenggelam di Sungai Lukulo, Senin (20/5/2019) sekitar pukul 15.00 WIB.   Saat ditemukan, bocah yang masih duduk di bangku sekolah dasar itu, meninggal dunia.

    Kepala Pelaksana BPBD Kebumen, Eko Widiyanto mengatakan, laka air itu meliputi perairan laut, sungai dan saluran irigasi. Rinciannya, pada bulan Februari 2019, ada 5 kejadian yakni laka laut Tegalretno, Kecamatan Petanahan 1 orang hilang, laka air pejagoan 1 orang meninggal dunia. Kemudian laka air Tamanwinangun Kecamatan Kebumen 3 orang meninggal dunia. Ditambah laka air Jlegiwinangun, Kutowinangun 1 meninggal dunia, dan Laka air di Desa Totogan, Karangsambung, 1 orang meninggal.

    Lalu, pada Maret 2019, ada 4 kali kejadian laka air, yakni di Desa Pejagatan meninggal dunia (MD) 1 orang, Laka laut Pedalen MD 1 orang. Kemudian laka air di Kecamatan Kuwarasan MD 1 orang, laka laut Pantai Setrojenar MD 1 orang.

    Menyusul pada bulan April 2019 satu kejadian Laka air pantai Seteojenar MD 1 orang. Sedangkan pada bulan Mei 2019 ada 6 kejadian. Yakni laka air Desa Rahayu, Kecamatan Poncowarno, MD 1 orang, laka air Kecamatan Buayan MD 1 orang, laka air di Desa Wonorejo, Kecamatan Karanganyar MD 1 Orang, laka air saluran irigasi Wadaslintang MD 3 orang, laka air Desa Pesuningan, Prembun, MD 2 orang dan terbaru Laka air Klirong MD 1 orang.

    "Total kejadian yang masuk ke laporan Pusdalops BPBD Kebumen ada sebanyak 16 kejadian dengan korban Meninggal dunia 20 orang dan 1 orang dinyatakan hilang," kata Eko didampingi Bako Humas Heri Purwoto, Senin (20/5).

    Sebelumnya, Dika Ananda Romadoni tenggelam. Saat ditemukan ia meninggal di dasar sungai. Sebelum kejadian, bocah itu bersama dua rekannya sedang memancing smbari menunggu waktu berbuka puasa tiba. (fur/cah)

    Berita Terbaru :


    Scroll to Top