BPJS

BPJS

Job Fair 2019

  • Berita Terkini

    HONDA CBR 150

    Senin, 20 Mei 2019

    Kesadaran Warga akan Bahaya Listrik Masih Rendah

    imam/ekspres
    KEBUMEN (kebumenekspres.com) -Listrik kini sudah menjadi kebutuhan primer bagi masyarakat. Meskipun dulunya di era tahun 80 an mungkin masih kebutuhan tersier. Saat ini hampir semua kebutuhan rumah tangga dan industri tergantung pada listrik. Namun selain bermanfaat listrik ternyata juga berbahaya.

    Listrik merupakan satu bentuk sumber daya atau energi. Ini  yang dapat memberikan banyak manfaat untuk menunjang aktifitas di berbagai sektor kegiatan. Dalam hal ini PT PLN (Persero) Unit Layanan Pelanggan Kebumen, senantiasa berupaya agar pasokan listrik bisa tersalur dengan konsisten, continue dan aman ke masyarakat.

    “PLN Kebumen sebagai badan usaha pemerintah yang mengelola kelistrikan di wilayah Kabupaten Kebumen dan sekitarnya, senantiasa akan memberikan pelayanan terbaik,” tutur Supervisi K3L UPL PLN Kebumen Ega Damar ULP PLN, saat sosialisasi beberapa waktu lalu.

    Dijelaskannya , selain banyak sekali manfaatnya, listrik juga ada bahayanya. Untuk itu kesadaran akan bahaya listrik menjadi hal yang sangat penting. Ini bukan hanya bagi karyawan PLN saja, melainkan juga masyarakat umum. Kesadaran bahaya listrik bagi masyarakat di wilayah Kebumen masih perlu ditingkatkan.

    Berdasarkan pantauan di lapangan, lanjutnya,  hingga kini masih banyak pepohonan dan bangunan yang belum memenuhi standar aman dari jaringan listrik. Jarak yang aman dari jaringan listrik minimal 3 meter. 

    Hingga kini di Kebumen sendiri masih ditemukan pepohonan maupun bangunan yang sangat dekat dengan jaringan listrik. Padahal jaringan listrik PLN tersebut yang bertegangan tinggi yakni 20.000 Volt. Kurangnya kesadaran tersebut salah satunya masih  ada penokalan dari warga saat perabasan pohon di dekat jaringan listrik. Padahal semua itu dilaksanakan demi keamanan,” ungkapnya.

    Beberapa aktifitas membahayakan yang kerap dilakukan diantaranya bermain layang-layang dan  membakar sampah didekat jaringan listrik. Selain itu mencantol listrik dan instalasi listrik yang tidak standar dan lain sebagainya. “Hal ini disebabkan karena pemahaman masyarakat terhadap bahaya listrik masih rendah. Sehingga sering kali tidak mengindahkan keamanan dan keselamatan diri,” paparnya.

    Ditambahkan Ega Damar, PLN menghimbau agar semua aktivitas masyarakat yang bersinggungan dengan listrik, khususnya dalam hal perabasan pohon maupun pembangunan gedung atau rumah agar selalu berkoordinasi dan lapor terlebih dahulu kepada pihak PLN. Ini untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan. Sesuai komitmen manajemen tidak ada yang lebih penting dari jiwa manusia.

    “PLN selalu menghimbau baik dari karyawan, tenaga kerja lapangan dan tentunya masyarakat umum agar selalu mengutamakan keselamatan diri. Khususnya terhadap hal-hal yang ada kaitannya dengan kelistrikan. Sebab listrik mempunyai potensi bahaya yang sangat tinggi. Lebih baik mencegah hal-hal yang bisa membahayakan diri daripada mengobati (sesudah terjadi kecelakaan) yang bisa menimbulkan korban,” ucapnya. (mam)

    Berita Terbaru :


    Scroll to Top