• Berita Terkini

    HONDA BEAT

    Jumat, 01 Maret 2019

    Anggota PKK Diminta Aktif Cegah Stunting

    fotoistimewa
    KEBUMEN (kebumenekspres.com)- Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (PKK) dilaksanakan di Hotel Grand Sahid Jaya, Jakarta, Selasa-Rabu (26-28/2). Rakornas yang diselenggarakan oleh Tim Penggerak PKK Pusat bekerja sama dengan Ditjen Bina Pemerintahan Desa dibuka Mendagri Tjahjo Kumolo Selasa (26/2/2019).



    Rakornas PKK tahun 2019 mengusung tema "Peranan TP PKK Dalam Pencegahan Stunting Melalui 10 Program Pokok PKK". Rakornas bertujuan menyamakan persepsi terkait kebijakan pemerintah melalui gerakan pemberdayaan dan kesejahteraan keluarga (PKK) secara nasional.



    Ketua TP PKK Kabupaten Kebumen Zuhroh Yazid Mahfudz yang mengikuti rakornas tersebut menjelaskan, bahwa rakornas diikuti oleh para ketua TP PKK provinsi, Ketua TP PKK kabupaten/kota serta Dinas Pemberdayaan Masyarakat Dan Desa (PMD) provinsi se Indonesia.



    "Selain pembahasan tentang gerakan PKK, ada dua masalah utama yang dibahas dalam rakornas yakni stunting dan sampah plastik," jelas Zuhroh.



    Terkait gerakan PKK dibahas draft Permendagri tentang Pelaksanaan Perpres Nomor 99 Tahun 2017 tentang Gerakan PKK dengan nara sumber dari Ditjen Bina Pemerintahan Desa.



    Pembahasan keterkaitan 1000 hari pertama kehidupan dengan 10 Program Pokok PKK menghadirkan nara sumber dari Direktorat Promosi Kesehatan dan Pemberdayaan Masyarakat Kemenkes.

    Masalah sampah plastik dibahas dua nara sumber dari Direktorat Kesehatan Lingkungan Kemenkes dan Ditjen Pengelolaan Sampah, Limbah dan B3 Kemen KLHK.



    Dilanjutkan dengan panel Program Unggulan TP-PKK dan kaitannya dengan stunting oleh para ketua bidang dari TP-PKK Pusat. Kelompok kerja (Pokja) 1 dengan topik membentuk sikap, prilaku, mental, spiritual.

    Pokja 2 tentang peningkatan ekonomi keluarga, pokja 3 optimalisasi pemanfaatan pekarangan melalui Hatinya PKK, pokja 4 perencanaan sehat dan sekretaris membahas sistem dan mekanisme pendataan oleh sekretariat.

    Setelah agenda rakornas diselesaikan pada Rabu (27/2) malam, seluruh peserta diterima Ibu Negara Iriana Joko Widodo di Istana Bogor, Kamis (28/2) pagi.(*/cah)

    Berita Terbaru :


    Scroll to Top