• Berita Terkini

    HONDA BEAT

    Senin, 18 Februari 2019

    Partisipasi Warga Muhammadiyah Sangat Diperlukan Dalam Kehidupan Berpolitik

    istimewa
    KEBUMEN (kebumenekspres.com)- Pengajian Bulanan Ahad ke-3 di Gedung Dakwah Muhammadiyah, jalan Indrakila no. 38 A Kebumen, Minggu (17/2/2019) berlangsung hangat karena mengangkat topik politik.

    Sebagai nara sumber Agus Hasan Hidayat anggota Komisi Pemilihan Umum Daerah (KPUD) Kebumen periode 2018-2023 yang membidangi Divisi Sosialisasi, Pendidikan Pemilih, Partisipasi masyarakat dan SDM.



    Menurut Agus Hasan sebenarnya kehidupan umat Islam sejak dulu tak bisa dipisahkan dari politik. "Pada saat Rasulullah SAW wafat umat Islam langsung disibukkan dengan persoalan mencari pengganti beliau, bukan sibuk bagaimana memakamkannya," terangnya.

    Berpijak dari sejarah tersebut Agus Hasan, yang juga mantan Ketua Pimpinan Daerah Pemuda Muhammadiyah Kebumen

    Agus Hasan mengajak warga Muhammadiyah untuk aktif dalam kegiatan politik, termasuk penyelenggaraan pemilu.

    "Partisipasi itu, selain sebagai pemilih yang mau menggunakan haknya, diharapkan juga ada yang bisa sebagai petugas penghitung suara, pemantau, pengawas atau sekalian terjun dalam politik praktis dengan menjadi calon legislatif," tambahnya.



    Setengah berseloroh, Agus mengingatkan, bahwa dalam penyelenggaraan pemilu kemenangan ditentukan bukan hanya dari jumlah pemilik suara yang memilih, tapi juga dari siapa yang menghitung dan menetapkan hasil perolehan suara.



    "Masyarakat perlu memastikan semua unsur penyelenggara pemilu melaksanakan tugasnya dengan benar. Jika tidak ada yang mengawasi dan memantau, beragam kemungkinan kecurangan tetap bisa terjadi," imbuhnya.



    Hadir dalam pengajian tersebut Ketua PDM Kebumen Abduh Hisyam, Sekretaris PDM Mul'an Anafati dan beberapa tokoh Muhammadiyah lainnya. Calon legislatif (caleg) dari warga Muhammadiyah yang hadir dalam kesempatan tersebut adalah Yuniati Zainul Khasanah.

    Melalui PAN, Yuniati menjadi calon anggota DPRD Kabupaten Kebumen untuk Dapil Kebumen 1 dengan nomor urut 7.

    "Sekadar mengenalkan diri saja, untuk mohon didoakan. Sambil janjian, siapa tahu ada yang berkenan dikunjungi ke rumahnya," ujar Yuniati menjelaskan kehadirannya.



    Menurut Yuniati, dirinya juga enggan memanfaatkan forum seperti itu untuk bagi-bagi stiker kampanye. Yang biasa dibawanya ke mana-mana paling kartu pintar, potongan kartu suara yang memuat nama dan nomor urut pencalonannya. Kalau ada yang meminta akan diberikannya.

    "Warga Muhammadiyah dikenal kritis, kita tak boleh mendikte. Dengan kekritisan itu mereka akan tahu pilihan terbaik buat mereka," pungkas Yuniati.(*/cah)

    Berita Terbaru :


    Scroll to Top