Honda GTR

  • Berita Terkini

    Sabtu, 12 Januari 2019

    Warga Panen Ikan Kiriman dari Waduk Wadaslintang

    Saefur Rohman / Kebumen Ekspres
    KEBUMEN (kebumenekspres.com)-  Selesainya musim tanam padi menjadi berkah tersendiri bagi sejumlah warga Kebumen. Ini  setelah Waduk Wadaslintang tak hanya  mengalirkan air ke sawah-sawah petani namun juga "mengirimkan" banyak jenis ikan.

    Warga pun tak menyia-nyiakan kesempatan itu untuk memancing. Pantauan wartawan koran ini,  warga terlihat berjejer di beberapa spot saluran irigasi waduk Wadaslintang. Bahkan hingga saluran kecil di pinggir sawah dan jalan raya Kewedusan - Pasar Sruni tepatnya di Desa Kambangsari Kecamatan Alian yang banyak dijumpai anak - anak hingga orang dewasa sedang asik mancing.

    Dengan berbekal umpan cacing, bekal joran, mereka dengan sabar menunggu ikan nyangkut di mata kail.  Ilham (9), salah satu anak Desa Kambangsari Kecamatan Alian mengatakan ia pergi memancing usai pulang sekolah. Selain hobi, saat dia mengatakan saat ini sedang musim ikan bethik dan bayong di sekitaran sungai, sawah dan saluran irigasi."Lagi banyak ikan, jadi asik mancingnya bisa dapat banyak," kata bocah yang masih duduk di bangku kelas 3 sekolah dasar itu.

    Tak hanya anak - anak saja namun adanya musim ikam bethik ini membuat orang dewasapun ikut demam mancing.Murhadi (38) salah satunya warga RT 3 RW 4 Dukuh Kebebelan Desa Surotrunan Kecamatan Alian ini salah satunya. Ia mengaku saat pergi mancing dilalukannya usai dan sebelum berangkat bekerja."Biasanya pagi sebelum berangkat kerja dan sore setelah pulang kerja, ya lumayan buat iseng - iseng hiburan," katanya sembari mengganti umpan.

    Banyaknya ikan Bethik, Bayong dan Ceba membuat para pemancing makin asik. Bak seperti orang lomba mancing satu persatu mereka berjajar dan menyendal jorannya masing - masing mendapatkan ikan. Mesli ukuran ikan betik tak besar, hanya dua jari orang dewasa itu cukup lezat jika dimasak dan digoreng krispy.

    "Enak mas kalau digoreng, sekarang juga sedang musim keping sawah kalau banyak enak juga untuk di pepes," kata Murhadi.

    Murhadi menambahkan meski saat sedang banyak ikan namun dengan memancing dia mendukung pemerintah untuk menjaga kelestarian ekosistem sungai untuk tidak menangkap ikan dengan obat atau setrum."Sejak ada larangan tidak boleh mrotas dan nyetrum ikan jadi banyak, dan kami setuju bahwa kalau nangkap ikan dengam racun dapat sanksi dan hukuman," katanya (fur)

    Berita Terbaru :


    Scroll to Top