HONDA DUO

  • Berita Terkini

    Kamis, 17 Januari 2019

    Saat Banjir "Nyaris Lumpuhkan" Kebumen

    fotoahmadsaefurrohman/ekspres
    KEBUMEN (kebumenekspres.com)-  Tidak ada korban jiwa akibat banjir yang melanda Kebumen menyusul hujan nyaris tanpa henti sepanjang Rabu (16/1/2019).  Meski demikian, aktivitas warga nyaris lumpuh kemarin.

    Ini setelah banjir menggenangi rumah penduduk serta jalan-jalan yang menjadi akses warga ke tempat beraktivitas. Informasi yang berhasil dihimpun Kebumen Ekspres, sejumlah sekolah di Kebumen terpaksa memulangkan siswa-siswinya lebih awal karena banjir merendam sekolah. Ini terpantau di Kecamatan Gombong, Karanganyar, dan Petanahan serta Alian.


    Tak hanya itu, sejumlah pengguna jalan terpaksa berbalik arah karena jalan-jalan terendam banjir. Sepreti di ruas alan nasional di Kecamatan karanganyar misalnya, air sempat mencapai lutut orang dewasa.


    Di Wonosari Kecamatan Kebumen, sejumlah warga memilih berbalik arah karena banjir merendam akses dua desa. Sebagian yang nekat melintas, harus menembus banjir yang ketinggian airnya sempat mencapai 30 cm. Tak jarang, mesin kendaraan mati akibat terendam banjir.

    Banjir juga merendam kawasan perkotaan. "Motor saya sempat macet karena terendam banjir. Saya pilih bolos kerja," kata Ruri warga Desa Wonosari Kecamatan Kebumen.


    Wakil Bupati Yazid Mahfudz, meminta warga agar waspada ketika hujan turun selama 2 jam berturut-turut tanpa henti. Selain itu, ia meminta para camat yang ada di Kabupaten Kebumen agar segera melaporkan kondisi wilayahnya. "Kalau cepat laporannya penanganannya juga akan lebih cepat," tegasnya.

    Sementara itu, setidaknya enam kecamatan di Kabupaten Kebumen terendam banjir usai hujan deras yang turun sejak Selasa (15/1) malam. Meski tak ada korban jiwa, sejumlah warga harus mengungsi akibat peristiwa ini.


    "Curah hujan tinggi sejak tadi malam. Menyebabkan beberapa sungai meluap. Seperti Sungai Kedungbener meluap mengenai Kecamatan Alian dan Kecamatan Kebumen," terang Kepala BPBD Kebumen, Eko Widianto.

    Adapun Sungai Karanganyar, Abang, dan Ketek yang ikut meluap sehingga membuat beberapa titik tanggul jebol. Mengakibatkan Kecamatan Karanganyar, Adimulyo, dan Kuwarasan terendam. "Terus yang di Buayan itu Kali Purbowangi juga berdampak di selatan Desa Rangkah," ujarnya.(cah/ori)

    Berita Terbaru :


    Scroll to Top