• Berita Terkini

    HONDA BEAT

    Jumat, 18 Januari 2019

    Rekam EKTP, Disdukcapil Kebumen Sasar Warga Binaan

    IMAM/EKSPRES
    KEBUMEN (kebumenekspres.com)-Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kabupaten Kebumen  jemput bola dalam melaksanakan perekaman Kartu Tanda Penduduk Elektronik (KTP-El). Ini dilaksanakan di Rumah Tahanan (Rutan) Kebumen untuk para warga binaan. Pelayanan  tersebut diberikan, guna memenuhi hak pilih masyarakat pada Pemilu 17 April 2019 mendatang.

    Jumlah warga binaan yang melakukan rekam KTP-El sebanyak 121 orang. Ini terdiri dari sembilan orang belum rekam, lima orang sudah rekam tetapi belum cetak dan 106 orang sudah rekam dan cetak tetapi keberadaan KTP tidak dipegang pemiliknya. Selain itu terdapat pula enam orang yang data belum terkonfirmasi. Adapun di Kebumen sendiri hingga kini diperkirakan masih terdapat 5 persen atau sekira 54.000 orang yang belum mengikuti rekam KTP-El.

    Kepala Disdukcapil Kebumen Drs Frans Haidar melalui Kabid Pelayanan Pendaftaran Penduduk Disdukcapil Kebumen Dra Ulfah Muswardani menyampaikan gerakan jemput bola perekaman KTP-El di Rutan dalam rangka Gerakan Nasional Sadar Administrasi (GISA). Di samping itu, hal ini sekaligus upaya pemenuhan hak konstitusional dari warga binaan di Rutan Kebumen.

    "GISA ini juga menyasar sekolah, desa, maupun panti-panti di Kabupaten Kebumen. Harapannya proses perekaman KTP Elektronik segera tuntas," ungkapnya, Kamis (17/1/2019), di Rutan Kebumen.

    Dalam kesempatan tersebut, Ulfa juga mengimbau kepada masyarakat yang belum melaksanakan rekam KTP-El agar segara melaksanakannya. Ini dapat dilaksanakan dengan datang ke Disdukcapil dengan membawa akte kelahiran dan Kartu Keluarga (KK). "Mereka sudah dipanggil beberapa kali namun tidak kunjung rekam. Kami mengimbau masyarakat yang berlimpah rekam segera melakukan perekaman," paparnya.

    Anggota KPU Kebumen Divisi Perencanaan Data dan Informasi Dzakiatul Banat menegaskan GISA dilaksanakan serentak di Rutan ataupun Lapas pada tanggal 17 hingga 19 Januari. Ini merupakan upaya perlindungan hak pemilih. Di Rutan sendiri, pemilih dikhususkan untuk pemilih pindahan. Selain fokus pada pemilih pindahan, KPU juga tengah gencar mendata pemilih khusus yang masih tercecer. "Intensitas rotasi yang tinggi di Rutan diharapkan jemput bola dilakukan selalu," katanya.
    Sementara itu, Kepala Rutan Kebumen Erwan Prasetyo mendukung mendukung penuh upaya pemerintah dalam menfasilitasi hak pilih warga binaan. Pasalnya di Kebumen tidak semua warga binaan datang dengan membawa administrasi kependudukan. (mam)

    Berita Terbaru :


    Scroll to Top