HONDA BEAT

  • Berita Terkini

    Jumat, 11 Januari 2019

    Pelantikan Yazid Jadi Bupati Kebumen Tunggu Gubernur

    Yazid Mahfudz
    KEBUMEN (kebumenekspres.com) - Wakil Bupati Kebumen, Yazid Mahfudz belum bisa memastikan kapan waktu persisnya pelantikannya sebagai Bupati Definitif. Namun demikian, Yazid memastikan, proses berjalan. Bahkan tinggal menunggu kesiapan Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo untuk melantik.

    "Kita kawal terus. Informasi terakhir yang kita terima sudah di meja Kemendagri. Proses di bawah sudah selesai lah. Tinggal SKnya dibuat dan tinggal menginstruksikan untuk pelantikan oleh Gubernur,  " kata Yazid saat dicegat sejumlah awak media pada acara penyerahan sertifikat di pendopo Bupati Kebumen, Kamis (10/1/2019)

    Yazid optimis, pelantikan tidak akan lama lagi meski saat ini SK belum dia terima. Diapun berjanji bila sudah ada kepastian, bakal memberi kabar."Nanti kalau sudah pasti, kita kabari," katanya.

    Disaat yang sama, Yazid juga menjawab pertanyaan wartawan soal Wakil Bupati yang kelak bakal mendampingi bila sudah dilantik. Yazid mengatakan, soal wakil merupakan hak partai pengusung. Namun demikian, ia belum mengetahui sejauh mana proses itu berjalan.

    Hanya, Yazid mengatakan, sudah memiliki kriteria tersendiri soal AA2 atau wakil itu. Menurutnya, wakil bupati haruslah figur yang kemarin ikut terlibat langsung dalam

    Pilkada atau Pilbup lalu. Selain itu, merupakan figur yang dikenal masyarakat. Dan terpenting, memiliki visi misi yang sejalan dengannya. "Soal visi misi ini nanti akan diuji oleh Partai Pengusung. Hasilnya seperti apa kita tunggu," ujarnya.

    Sebelumnya, DPRD Kabupaten Kebumen telah mengusulkan pelantikan Yazid Mahfudz sebagai Bupati definitif Kabupaten Kebumen. Ini dilakukan menyusul Bupati Kebumen periode 2016-2021, Mohammad Yahya Fuad, tersandung perkara dengan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

    Pasangan Mohammad Yahya Fuad-Yazid Mahfudz terpilih sebagai Bupati dan Wakil Bupati Kebumen dengan diusung sejumlah partai. Yakni PAN, Gerindra, PKB, Demokrat dan partai pengusung PPP. (cah./saefur)

    Berita Terbaru :


    Scroll to Top