HONDA DUO

  • Berita Terkini

    Sabtu, 22 Desember 2018

    Yazid Mahfudz Bakal Rotasi Pejabat Eselon II

    sudarno ahmad/ekspres
    KEBUMEN (kebumenekspres.com)- Wakil Bupati Kebumen Yazid Mahfudz, akan melakukan rotasi pejabat besar-besaran dalam waktu dekat. Rotasi akan dilakukan pada pejabat eselon II. Hal ini karena ada empat jabatan pimpinan tinggi pratama di lingkungan Pemkab Kebumen kosong.

    Yakni Asisten I Sekda yang ditinggal pensiun oleh Sabar Irianto. Kemudian Kepala Dinas Pendidikan kosong karena Ahmad Ujang Sugiono diangkat menjadi Sekretaris Daerah.

    Selanjutnya, Staf Ahli Bupati Bidang Pemerintahan Hukum dan Politik, kosong karena Budhi Santoso meninggal dunia. Sedangkan, Kepala BAP3DA Kebumen, akan kosong pada Februari 2019 karena Djoenedi Faturohman, memasuki usia pensiun.

    Sebelum rotasi pejabat dilakukan, sebanyak 26 pejabat eselon II Pemkab Kebumen mengikuti uji kompetensi teknis (wawancara) mutasi jabatan pimpinan tinggi pratama. Uji kompetensi digelar di Hotel Candisari Karanganyar, Jumat dan Sabtu (21-22/12/2018).

    Wakil Bupati Yazid Mahfudz, mengatakan pihaknya telah membentuk Panitia Seleksi yang menguji 26 pejabat tinggi tersebut. Panitia seleksi ini diketuai oleh Sekda Ahmad Ujang Sugiono.

    Sedangkan anggotanya, Kepala BAP3DA Djunedi Faturakhman, Dosen Universitas Jenderal Soedirman (Unsoed) Purwokerto DR Sofa Marwah. Kemudian, Tokoh masyarakat yang juga Dosen Fakultas Hukum Universitas Cokroaminoto Yogyakarta, DR Muhammad Khambali dan Pakar Politik dan Dosen FISIP Universitas Diponegoro (Undip) Semarang DR Teguh Yuwono. 

    "Untuk mengisi kekosongan ini harus melalui pansel," kata Yazid Mahfudz, didampingi Kepala BKPPD Kebumen Supriyandono, usai memantau uji kompetensi teknis (wawancara) mutasi jabatan pimpinan tinggi pratama di Hotel Candisari Karanganyar, kemarin.

    Ia menjelaskan, uji komptensi tersebut dilakukan untuk mengetahui jabatan yang cocok untuk para pejabatan yang akan menempati pos baru. Nantinya, hasil rekomendasi dari panitia seleksi yang akan dijadikan dasar untuk memutasi pejabat tinggi tersebut.

    "Ya, saya akan menempatkan pejabat-pejabat ini sesuai dari rekomendasi pansel," tegasnya.

    Ia memastikan empat jabatan yang kosong akan terisi dari mutasi ini dan akan mengosongkan empat OPD teknis lainnya. OPD teknis inilah nantinya yang akan dilakukan seleksi terbuka.

    "Target kita Februari selesai (mutasi pejabat). Setelah itu baru kita buka seleksi terbuka," imbuhnya.(ori)

    Berita Terbaru :


    Scroll to Top