BPJS

BPJS
  • Berita Terkini

    HONDA CRF

    Kamis, 27 Desember 2018

    Warga Karanggayam Keluhkan Jalan Cor Beton

    KEBUMEN (kebumenekspres.com)-Warga mengeluhkan jalan cor beton persisnya di Desa Kebakalan-Giritirto, Kecamatan Karanggayam. Ini setelah jalan cor yang baru selesai dibangun sekitar satu bulan lalu, retak.

    Salah satu warga setempat, Yatno (55) mengatakan, jalur tersebut kini sudah mulai ramai dilewati warga. Setiap hari, warga hilir mudik baik roda dua maupun roda empat. Hanya, dia mengaku menyayangkan kondisi jalan. "(jalan) Sudah mulai banyak dijumpai retakan dan tambalan pada ruas jalan," katanya ditemui baru-baru ini.




    Mugi (29), warga lain mengungkapkan hal senada. Dia mengaku heran dengan retaknya jalan yang baru saja selesai dibangun tersebut. Belum lagi, adanya tambalan cukup besar pada ruas jalan itu menggunakan semen cor.


    ''Ndak tau ya, apakah karena kualitas cor betonnya, struktur tanahnya ataupun kondisi cuaca yang menyebabkan ruas jalan tersebut pada retak seperti itu,'' paparnya.


    Dikonfirmasi terpisah, Kepala Dinas PU Kebumen Slamet Mustolkhah melalui Kabid Bina Marga, Hanna Widyawati, mengaku sudah mendapat laporan terkait adanya keretakan jalan di Kecamatan Karanggayam. Diapun mengaku berterimakasih atas pemberitahuan tersebut.

    Dan, laporan itu sudah ditindaklanjuti ke lapangan. Jadi, tinggal menunggu kepastian mengapa hal itu bisa terjadi. Masih kata Hana, ada 5 spot jalan yang mengalami retak seperti dikeluhkan warga. Pada prinsipnya, kata dia, Pemkab dalam hal Dinas PU Kebumen bakal menolak bila rekanan atau kontraktor tidak memenuhi standar mutu pekerjaan. "Kalau tidak sesuai ketentuan kami tidak bayar," tegas dia, Rabu (26/12/2018).

    Di sisi lain, Hanna menghimbau warga masyarakat ikut menjaga sarana dan prasarana termasuk jalan. Seringkali, warga terburu-buru melintas di atas jalan yang sejatinya masih dalam proses pengerjaan atau saat aspal belum lagi mengering. Saking tidak sabarnya, ada warga nekat menyingkirkan papan peringatan dilarang melintas. "Kami menghimbau agar warga bersabar saat mau menggunakan jalan yang tengah dalam proses pengerjaan. Pastikan sudah benar-benar siap dilintasi," himbaunya. (cah)


    Berita Terbaru :


    Scroll to Top