• Berita Terkini

    Rabu, 05 Desember 2018

    Tagihan Listrik Boros? Pakai Soft Start!

    Khakim Fisabil
    KEBUMEN (kebumenekspres.com)-Setelah Sukses dengan Power Start atau alat pengawet Aki yang mampu bertahan sampai dengan empat tahun, kini Khakim Fisabil kembali menemukan sebuah alat penghemat listrik. Alat tersebut diberinya nama Soft Start.

    Khakim Fisabil yang juga merupakan pemilik dan pimpinan CreNova merupakan salah satu Inventor di Kebupaten Kebumen. Warga di RT 02 RW 03 Desa Surotrunan Kecamatan Alian ini, membuat Soft Start dengan sistem Spark Gap. Pihaknya berharap temuannya tersebut mampu membantu masyarakat dalam mengatasi permasalahan sosial yakni tingginya tagihan rekening listrik yang harus dibayarkan setiap bulannya. “Kami menemukan sejak Maret 2018 lalu,” tuturnya, Selasa (4/12/2018).

    Uji coba terhadap alat tersebut, lanjutnya, juga telah dilakukan. Ini dilaksanakan ke berbagai pengguna listrik. Uji coba dilaksanakan pada user dari bulan April 2018 sampai dengan Oktober 2018. “Hasilnya pun cukup menakjubkan,” jelasnya.

    Dijelaskannya, Soft Start dengan sistem Spark Gap merupakan salah satu jenis dari penghemat listrik yang sudah ada dan beredar di pasaran. Berbagai merek penghemat listrik yang beredar dipasaran merupakan penghemat listrik yang dirangkai dengan kapasitor bank dengan nilai kapasitansi tertentu.

    “Tujuan dari kapasitor bank ini adalah memperbaiki faktor kualitas (cos Ø). Sehingga daya listrik menjadi maksimal mendekati nilai VA (Volt Ampere) yang tertera pada kWh meter (misal 450 VA,900 VA,1300 VA),” katanya.

    Dijelaskannya, penghemat listrik dengan sistem kapasitor bank, memiliki ciri pemasangan di paralel dengan beban atau penghemat listrik langsung di colok (di tancapkan ke stop kontak) yang ada di rumah. Selain itu da juga penghemat listrik yang dibuat dengan memberikan tahanan resistansi pada line Fasanya. Ini bertujuan agar listrik tidak mudah trip atau anjlok.

    “Yang membedakan antara penghemat listrik Soft Start dengan dengan penghemat listrik yang lainnya, adalah pada teknologi yang diterapkan yakni menggunakan sistem SparkGap. Sistem SparkGap ini belum pernah ada sebelumnya,” tegasnya.

    Khakim menambahkan, Soft Start yang dibuatnya memiliki berbagai varian kemampuan daya. Ini meliputi untuk listrik 450 Watt, 900 Watt, 1.300 Watt, 2.200 Watt hingga 4.400 Watt. Cara pemasangannya pun yang sangat mudah. Siapapun dapat memasang termasuk para ibu rumah tangga. Soft Start juga dilengkapi dengan MCB sebagai alat pengaman, jika terjadi hubung singkat pada beban. “Ini dapat digunakan untuk listrik pra-bayar atau listrik token,” ucapnya. (mam)

    Berita Terbaru :


    Scroll to Top