HONDA DUO

  • Berita Terkini

    Jumat, 28 Desember 2018

    Puluhan Sopir Bus AKAP Dicek Urine

    Saefur Rohman / Kebumen Ekspres
    KEBUMEN(kebumenekspres.com) - Sebanyak 51 sopir bus Antar Kota Antar Provinsi menjalani cek urine mendadak di terminal type A terminal Kabupaten Kebumen, Kamis (27/12/2018). Tak kurang 50 tim personil gabungan terdiri dari BNN, Dinas Perhubungan, Dinas Kesehatan, Satlantas dan Satres Narkoba Polres Kebumen ikut tejun memeriksaan itu.

    Sopir dari berbagai bus yang melintas di jalan Lingkar Selatan tiba - tiba distop dan diberhentikan di terminal hal ini sontak membuat kaget para sopir. Bahkan ada beberapa sopir yang sempat tidak mau untuk dicek urine dengan alasan baru saja buang air. Tak kalah akal petugaspun menyuruh sopir tersebut untuk minum dalam jumlah yang banyak untuk dapat kencing.

    Pemeriksaan ini sekaligus dalam rangka memastikan para awak angkutan bebas dari penyalahgunaan obat terlarang. Dari hasil pemeriksaan tes urine dan kesehatan, tidak ada yang mengonsumsi narkoba. Namun, ada 9 sopir yang mengalami  tekanan darah tinggi dan 4 sopir mengalami gula darah tinggi. Dari sejumlah temuan itu pihak tim gabungan berikan rujukan untuk segera periksa ke dokter.

    Kepala Terminal Dinas Perhubungan Kebumen, Muklisin, mengatakan, kegaitan ramcek ini, untuk memastikan para penumpang nyaman saat menggunakan moda angkutan. Sebab, sopir telah dinyatakan bebas dari narkoba.Muklisin berharap pengecekan ini akn berlanjut rutin setiap 3 bulan sekali. Hal itu bertujuan untuk meningkatkan pelayanan keamanan dan kenyamanan para penumpang.

    Selain cek urine, para sopir juga diperiksa dan dicek kelengkapan surat - surat kendaraan seperti SIM dan STNK. Pada pemeriksaan itu ditemukan dua pelanggaran sopir yakni tidak mempungai SIM sementara bagi bus yang tidak membawa STNK dengan plat nomor akhirnya ditilang dan ditahan di Terminal Kebumen.

    "Selain sopir kami juga memeriksa kelayakan untuk bus secara fisik dan kelengkapannya. Ada satu awak angkutan Bus Santoso yang keluar trayek kami tahan karena tidak membawa STNK," ujar Muklisin. (Saefur)


    Berita Terbaru :


    Scroll to Top