BPJS

BPJS
  • Berita Terkini

    HONDA VARIO DUO

    Sabtu, 15 Desember 2018

    Kandang Sistem Koloni Jadi Solusi Hindari “Lenyapnya” Ternak Bantuan Pemerintah

    IMAM/EKSPRES
    KEBUMEN (kebumenekspres.com)-Berbagai upaya dilaksanakan guna mengamankan bantuan ternak dari pemerintah. Pasalnya sudah menjadi rahasia umum jika hewan ternak dari pemerintah seiring berjalannya waktu terkadang “lenyap” tak berbekas. Salah satu caranya yakni sistem kandang koloni.

    Alasannya, meski  setiap kambing mempunyai pemilik, namun dengan sistem kandang koloni maka kondisi ternak akan terpantau dengan baik. Ini berbeda jika kambing dipelihara sendiri-sendiri, selain  sulit dipantau terkadang, lama kelamaan kambing lenyap. Padahal tujuan dari adanya bantuan kambing yakni agar ternak dapat berkembang biak, sehingga bisa menambah penghasilan.

    Bendara Kelompok Tani Ternak (KTT) Makmur Desa Pengempon Kecamatan Sruweng Lisin (40), sebelum batuan yang sekarang, masyarakat pernah mendapat bantuan kambing. Namun dipelihara sendiri-sendiri. Lama kelamaan, kambing bantuan lenyap dengan berbagai alasan. “Kami tidak ingin hal itu terulang lagi. Cara yang paling tepat yakni sistem koloni. Dengan ini maka ternak dapat dipantau dengan baik,” tuturnya, Jumat (14/12/2018).

    Sistem kerjanya  dilaksanakan dengan bersama-sama, baik saat merawat hingga memberi pakan. Ini dapat dilaksanakan dengan cara dijadwal, dengan kesepakatan yang baik. Dengan saling pengertian antar anggota kelompok dipastikan semua dapat berjalan dengan baik. “Kesempakatan bersama, dalam membagi tugas menjadi kunci keberhasilan kelompok,” katanya.

    Dijelaskanya, bantuan kambing yang diterima KTT Makmur Desa Pengempon dibagi menjadi tiga kandang koloni. Ini karena jika dijadikan satu maka jarak tempuh masing-masing anggota sangat jauh. Agar efektif maka dibagi menjadi tiga kelompok. “ Ada yang di Dukuh Karangkemiri, di Dukuh Kedungtawang dan Dukuh Karangedang. Kami kominten untuk membesarkan bantuan yang telah diberikan oleh pemerintah,” tegasnya.

    Terpisah, Kepala Dinas Pertanian dan Pangan (Distapang) Kebumen Ir Pudjirahayu menyampaikan, kandang koloni mempunyai banyak kelebihan. Dengan kandang koloni pemeliharaan dan kesehatannya bisa terpantau dengan baik. Kendati demikian hal yang menjadi sulit terkadang kurang komitmen antar angggota kelompok, sehingga dapat terjadi kecemburuan dalam pengelolaannya. “Degan kandang koloni maka pencatatan perkembangan menjadi lebih mudah. Adapun terkait dengan teknis pembagian tugas, harus dirembug secara matang,” terangnya.

    Dijelaskannya, Dinas Pertanian dan Pangan selalu membarikan bantuan kepada kelompok, dan bukan perorangan. Setiap tahun data kelompok  selalu up date dan dimasukkan Sistem Informasi Pertanian Indonesia (SIMPI).  Jika kelompok tidak terdaftar di SIMPI maka tidak dapat menerima bantuan. Kelompok yang telah terdaftar di SIMPI dapat mengajukan bantuan jika telah memenuhi syarat.

    “Setiap bantuan ternak diberi Ear Tag (tanda di telinga), agar tidak di jual. Selian itu juga dicatat nomor Ear Tagnya untuk memudah pengecekan . Jika ada kematian pada hewan bantuan, harus dilaporkan dan di visum serta dibuatkan berita acara,” ucapnya. (mam)

    Berita Terbaru :


    Scroll to Top