HONDA VARIO

  • Berita Terkini

    Senin, 10 Desember 2018

    Jembatan Putus, Siswa di Sempor Terpaksa Tempuh Jarak Lebih Jauh ke Sekolah

    KEBUMEN (kebumenekspres.com) - Sejumlah kejadian bencana yang terjadi di Kabupaten Kebumen menyusul hujan deras akhir pekan lalu memang tak menelan korban jiwa atau luka. Namun, aktivitas sebagian warga yang terkena dampak bencana terganggu.

    Seperti yang dialami warga Desa Kedungjati Kecamatan Sempor ini. Ini setelah jembatan Lowereng yang berada di RT 4 RW 2  desa setempat putus, Jumat (7/12/2018) lalu.

    Akibatnya, aktivitas warga lumpuh total pada hari itu. Selain warga pada umumnya, anak-anak setempat harus memutar lebih jauh untuk pergi belajar. Jika volume naik, warga harus mencari jalan alternatif dengan melalui pematang sawah yang jaraknya hingga 6 km. Sementara, para orang tua harus mengantar jemput anak mereka pergi pulang sekolah dengan menggunakan sepeda motor.

    Putusnya jembatan Lowereng ini juga mendapat perhatian dari Wakil Bupati Kebumen, Yazid Mahfudz. Bersama rombongan, termasuk Sekda Kebumen Ujang Sugiono dan Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Kebumen Eko Widianto beserta rombongan melakukan peninjauan Minggu (9/12/2018).

    Kepala Desa Kedungjati, Giono, menyampaikan jembatan putus Jumat malam sekitar pukul 22.00 WIB. Tiang penyangga jembatan berwarna biru itu tak kuat menahan gempuran arus sungai yang meluap dan membawa tumpukan sampah. Alhasil, badan jembatan sepanjang 71 meter dengan lebar 1,75 meter itu putus. "Kami berharap jembatan ini diperbaiki agar aktivitas warga kembali normal," pintanya saat bersama Yazid Mahfudz.

    Menanggapi permintaan warga, Yazid berjanji akan segera melakukan penanganan secepatnya dengan pihak terkait. "Kami harap, anak-anak sekolah dan warga bisa beraktivitas lagi seperti biasa," ujarnya.

    Seperti diberitakan, banjir dan longsor menerjang 5 kecamatan di Kebumen menyusul hujan deras Jumat-Sabtu (7-8/12/2018) akhir pekan lalu. Total bencana terjadi 28 titik. Tak hanya banjir dan longsor, bencana pohon tumbang dan tanggul jebol. (cah)

    Berita Terbaru :


    Scroll to Top