Honda Vario Duo 20-21 Feb 2019

  • Berita Terkini

    Kamis, 20 Desember 2018

    Empat Ibu Hamil di Tegal Tertular Sifilis

    TEGAL-Dinas Kesehatan Kota Tegal mencatat, sedikitnya empat ibu hamil positif tertular penyakit sifilis dan 33 bumil lainnya terdeteksi mengidap penyakit Hepatitis B. Temuan tersebut, merupakan hasil screening dan penjaringan Voluntary Counselling and Testing (VCT) yang dilaksanakan sepanjang Januari hingga November 2018.

    Kepala Dinas Kesehatan Kota Tegal dr. Sri Primawati Indraswari mengungkapkan, berdasarkan program terpadu dari pemerintah pusat deteksi dini Triple Eliminasi Penyakit meliputi Sifilis, Hepatitis B dan HIV/AIDS terus digencarkan. Hasilnya, dari penjaringan VCT terhadap 2.082 orang di fasilitas pelayanan kesehatan di empat kecamatan ditemukan data enam penderita Sifilis empat diantaranya berstatus ibu hamil. Kemudian, untuk hasil VCT Hepatitis B terdeteksi 33 ibu hamil positif mengidap penyakit tersebut dari jumlah total 3.618 yang menjalani VCT.

    "Deteksi dini Triple Eliminasi, juga mencatat dua ibu hamil positif HIV dari hasil 3.608 VCT akibat tertular dari pasangannya," terangnya.

    Menindaklanjuti hasil VCT tersebut, kata Prima, pihaknya langsung merekomendasikan pendampingan pengobatan secara intensif bagi empat bumil positif Sifilis dan 33 bumil yang mengidap Hepatitis B. Bahkan, pengawasan juga terus dilakukan untuk mengantisipasi dan meminimalisir penularan penyakit yang diderita bumil tersebut terhadap janin dalam kandungan.

    Sementara itu, Kasi Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Imam Syahadat didampingi Pengelola Program HIV/AIDS, dr. Lenny Herlina menambahkan, mengacu hasil temuan VCT pihaknya juga melakukan penanganan medis. Diantaranya, khusus untuk Sifilis kembali dilakukan tes untuk memastikan konfirmasi terhadap hasil Rapid Test kemudian dilakukan pemeriksaan RPR agar mengetahui titer sebagai acuan pengobatan.

    "Pemetaan deteksi dini VCT Triple Eliminasi, difokuskan bagi ibu hamil dan risiko tinggi untuk mengantisipasi penularan terhadap kandungan yang akan dilahirkan," tandasnya. (syf/ela)

    Berita Terbaru :


    Scroll to Top