Honda Vario Duo 20-21 Feb 2019

  • Berita Terkini

    Rabu, 26 Desember 2018

    Dua Wisatawan Pantai Ketawang Digulung Ombak


    PURWOREJO- Keganasan ombak pantai selatan kembali menelan korban. Dua pengunjung dinyatakan hilang terseret ombak saat bermain ai di Pantai Ketawang Indah, Kecamatan Grabang, Senin (24/12) sekitar pukul 17.00 WIB. Hingga saat ini proses pencarian korban masih dilakukan tim relawan dan BPBD Kabupaten Purworejo.

    Informasi yang dihimpun, korban diketahui bermana M Khozainul Muna (21) warga Dusun Jurang RT 001/004 Kelurahan Tanjungsari, Kecamatan Windusari Kabupaten Magelang. Sedangkan korban lainnya bermana Mahfud warga Kabupaten Grobogan yang tercatat sebagai salah satu santri Pondok Pesantren Nabili Magelang.

    Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Purworejo, Sutrisno menginfomasikan, peristiwa nahas itu bermula ketika kedua korban sedang asyik mandi di bibir pantai Ketawang. Namun naas sekitar pukul 17.00 WIB, saat bermain air keduanya terseret arus ke tengah laut lepas . "Mendapati kejadian itu salah seorang pengunjung melapor kepetugas pantai dan diteruskan ke Polsek Grabag,” ucapnya.

    Mendapat laporan dari Polsek setempat, pihaknya langsung menurunkan lima orang anggota untuk segera melakukan pencarian dengan dibantu dengan anggota Polsek Grabag dan warga sekitar. Kendati demikian hingga malam hari pihaknya belum menemukan kedua korban.

    Dikatakan, upaya pencarian hingga  Selasa (25/12/2018) petang belum juga membuahkan hasil. Penyisiran korban terus dilakukan dengan melibatkan tim SAR gabungan dari Basarnas, BPBD, TNI, Polri dan dari sejumlah relawan. Upaya pencarian dilakukan pada radius 3-5 kilometer ke arah barat dan ke timur dari lokasi kejadian.

    "Adapun jumlah personel SAR yang terlibat dalam pencarian kedua korban mencapai 50 orang dengan metode penyisiran melalui jalur darat dan melalui jalur laut. Sampai sekarang tim masih melakukan upaya pencarian di bawah komando Basarnas. Namun, sampai sejauh ini belum ada tanda-tanda terkait keberadaan tubuh korban,” kata Sutrisno. (ndi)

    Berita Terbaru :


    Scroll to Top