HONDA DUO

  • Berita Terkini

    Jumat, 28 Desember 2018

    Ditipu Miliaran Rupiah, Persibara Laporkan Dua Oknum

    BANJARNEGARA - Merasa dikadali hingga miliaran Rupiah, Persibara melaporkan dua oknum sepak bola. Dalam perkembangannya, jumlah tersangka bertambah.

    Manager Persibara Lasmi Indaryani mengatakan melaporkan dua orang karena telah menipunya terkait sepak bola. "Yang langsung menipu kami sekeluarga yaitu Mbah Pri dan Mba Tika," paparnya, Kamis (27/12/2018).

    Dikatakan, Mbah Pri yaitu Priyanto. Sedangkan Mba Tika yaitu Anik Yuni Artika Sari. Dia menyebut akumulasinya mencapai lebih dari satu miliar Rupiah. Akan tetapi dia tidak ingat rinciannya. Namun bukti transfer dan chatingnya sudah dilaporkan ke polisi. Nilai tersebut merupakan transfer yang disertai bukti maupun saksi. Pihaknya mentransferkan uang karena merasa dikadali saat pertandingan pra Porprov melawan Pemalang pada 22 Oktober 2017.

    "Kalau yang saa rasakan, waktu pertama kali menjadi manajer, karena dicurangi wasit di kandang sendiri," paparnya.

    Setelah rapat dengan pengurus, informasinya Banjarnegara sering menjadi bulan-bulanan. "Katanya kalau punya link di pusat, punya link di provinsi biasanya jalannya lebih bagus," katanya.

    Karena itu, pihaknya mengadu kepada Ketua Asprov PSSI Jawa Tengah Johar Lin Eng. Dari pertemuan itu, Ketua Asprov berjanji akan memanggil Banjarnegara dan Pemalang di sidang Komisi Disiplin pada 25 Oktober 2017.

    Namun sidang dilaksanakan di ruang terpisah. Yang membuat tenang waktu itu, pemain Pemalang dihukum dua tahun dan perangkat pertandingan dihukum satu tahun.  Begitu dicek lagi, ternyata tidak ada hukuman untuk Pemalang. Malah yang didenda Banjarnegara sebesar Rp 5 juta. Sebab penonton melakukan pelemparan botol. Menurut dia, pelemparan ini tidak akan terjadi jika penonton tidak melihat kecurangan. Penonton emosi karena wasit yang berat sebelah.

    Dia mengatakan pelaporan kasus ini bertujuan untuk membersihkan persepak bolaan di Indonesia. "Semoga mafia sepak bola diusut tuntas. Agar persepakbolaan di Indonesia menjadi maju," paparnya.(drn)

    Berita Terbaru :


    Scroll to Top