Honda

Honda
Jogja
  • Berita Terkini

    Jumat, 23 November 2018

    Warga Adimulyo Ciptakan "Traktor Setan"

    Saefur Rohman / Kebumen Ekspres
    KEBUMEN (kebumenekspres.com) -  Tangan kreatif warga Desa Tepakiyang Adimulyo ini patut diapresiasi. Bagaimana tidak. Wahid Hasim (34) warga RT 2  Rw  2  Desa Tepakyang Kecamatan Adimulyo mampu menciptakan traktor yang bisa dikendalikan dari jauh menggunakan remote kontrol.

    Sepintas, traktor bikinan Wahid Hasyim bekerja sendiri di sawah tanpa ada yang mengendalikan. Oleh karena itu, Wahid Hasim, menamakan traktornya itu  "Devil Traktor" alias traktor setan.

    Wahid Hasim, ditemui kemarin, menyampaikan, ide kreatif Wahid itu muncul awal Oktober 2018 lalu. Berawal dari keprihatinannya dengan menurunnya operator traktor.
    Di saat bersamaan, Wahid memang hobi aeromodelling, elektronik, robotik dan bengkel. Pria kelahiran 2 Agustus 1984 itu juga hobi main pesawat yang mengambil lokasi di persawahan sehingga muncul ide untuk membuat traktor yang berteknologi  tinggi.

    "Spontan saja pingin bikin traktor bisa pakai remote," katanya, Kamis (22/11/2018).

    Saat itu, Wahid sedang menguji coba traktor setannya itu. Sepintas, Wahid terlihat seperti sedang bermain  mobile remote atau drone. Namun, yang dikendalikannya adalah traktor.

    Lalu apalagi kehebatan Traktor Setan buatan Wahid?  Wahid mengklaim, traktor setannya bisa membajak mencapai sedikitnya 500 ubin perhari. Sudah begitu, traktor setan ini dilengkapi peralatan keamanan nan canggih.

    Pasalnya, di dalam alat yang ia buat dipasang juga sistem telementri yakni sinyal monitoring sistem dimana sistem itu akan mengirimkan sinyal alarm jika alat itu dicuri atau hilang. "Nanti secara otomatis remotnya bunyi seperti alarm, jadi kita tau jika alat itu hilang," jelasnya.

    Menariknya, Wahid Hasim telah melayani pembelian traktor setan bagi mereka yang membutuhkan. Dari biaya pembuatan yang sekitar Rp 3 juta, Wahid menjualnya dengan harga Rp 3,5 juta perunit.

    "Harga jualnya saya bandrol hanya Rp 3,5 juta. Itu sudah satu paket dengan remote tinggal pasang saja," katanya.

    Wahid mengakui, masih ada yang sedikit perlu disempurnakan terkait traktor setannya itu. Namun, setidaknya, inovasi ini bakal sangat berguna bagi para petani agar lebih efisien dalam membajak sawah. (saefur/cah)

    Berita Terbaru :


    Scroll to Top