Honda VARIO

  • Berita Terkini

    Selasa, 06 November 2018

    Pusri Pastikan Stok Urea Aman

    IMAM/EKSPRES
    KEBUMEN (kebumenekspres.com)- PT Pupuk Sriwidjaja Palembang (Pusri) Kebumen, memastikan jika stok pupuk urea aman untuk musim tanam ini.  Stok pupuk di Gudang Pusri Gombong sesuai dengan kebutuhan pertanian Kebumen.  Untuk itu seharusnya kelangkaan pupuk tidak terjadi. Andai ada kelangkaan pun seharunya bukan jenis pupuk urea.

    Plt Kepala Gudang Pupuk Pusri Kebumen Ridho Hardian SP menyampaikan, stok pupuk sekitar 5 ribu ton untuk sekali musim tanam. Sebagian pupuk sudah yang diambil oleh distributor Kebumen. Di Gudang masih terdapat 4.100 ton. “Pusri khusus untuk pupuk urea. Baik itu pupuk subsidi maupun non subsidi. Sedangkan pupuk lainya seperti SP3 bukan bagian Pusri,” tuturnya, Rabu (7/11/2018) saat ditemuai dikantornya.

    Dalam kesempatan itu Kanit II Polres Kebumen Aiptu Gunadi juga mendatangi Gudang Pupuk Pusri. Kedatagannya dilaksanakan guna memastikan stok pupuk aman. Sehingga tidak terjadi kelangkaan pupuk nantinya.

    Ridho Hardian menyampaikan, Pusri memproduksi pupuk di Pelembang dalam kondisi curah. Pengamasan salah satunya dilaksanakan di Kebupaten Cilacap. Dari Cilacap pupuk didistribusikan salah satunya ke Gudang Pusri Kebumen. Dari gudang, pupuk akan diambil oleh para distributor, yang kemudian didistribusikan ke Kios Pupuk Lengkap (KPL). “Dari situ pupuk akan didistribusikan kepada petani melalui kelompok tani,” paparnya.

    Di Kebumen sendiri terdapat enam distributor pupuk yakni CV Enggal Tani Petanahan, CV Karya Baru Gombong, CV Warga Tani Kebumen, CV Tunggal Jaya Gombong, CV LM Kebumen dan PT T2MP Kebumen. Distributor itulah yang akan mengambil pupuk di Gudang Pusri Kebumen. “Untuk harga pupuk subsidi kisaran Rp 1.800 perkilogram. Namun dilapangan bisa saja berubah, terkait adanya cost angkutan dan lain-lain,” jelasnya.

    Ridho menyampaikan, jika sampai terjadi kelangkaan pupuk, maka harus dipastikan dulu jenis pupuk apa yang langka. Hal itu untuk mengetahui pihak mana yang berkompeten dalam menanggapi adanya kelangkaan. Untuk pupuk bersubsidi Pusri Khusus urea. “Terkadang saat terjadi kelangkaan tiba-tiba ada yang menghubungi kami, padahal yang langka bukan pupuk jenis urea. Jika bukan pupuk urea tentunya bukan menjadi wewenang Pusri,” ucapnya. (mam)

    Berita Terbaru :


    Scroll to Top