• Berita Terkini

    Jumat, 30 November 2018

    Demam Akik Meredup, Sepuh Emas Tetap Diminati

    IMAM/ESKPRES
    KEBUMEN (kebumenekspres.com)-Meski tren batu akik di Kebumen telah meredup, namun jasa sepuh emas masih banyak diminati oleh masyarakat. Kendati demikian peminatnya memang tidak seramai dahulu. Selain sepuh emas, pengrajin umumnya juga menerima jasa pelapis emas dan cuci perhiasan.

    Seiring waktu lamanya pemakaian, perhiasan emas terkadang terlihat kusam. Untuk dapat membuat berkilau perlu dilakukan pencucian.  Setelah dicuci oleh ahlinya, emas akan tampak seperti baru lagi. Hal ini tentunya akan menambah rasa percaya diri para pemakainya.

    Salah satu penyedia jasa sepuh emas di Pasar Tumenggungan Kebumen yakni Arifudin (36).  Pihaknya menjelaskan terdapat perbedaan antara sepuh emas dan melapisi emas.

    Sepuh emas sangat tipis dan umumnya hanya mampu bertahan sekitar dua minggu. Setelah itu warga kuning akan pudar kembali. Sedangkan memberi lapisan emas tentunya akan bertahan lama. Pasalnya terdapat lapisan emas dalam perhiasanya yang dikenakan. “Beda, kalau mau awet mending perhiasan dilapisi emas,” tuturnya, Kamis (29/11/2018).

    Dijelaskannya melapisi perhiasan dengan emas dilaksanakan sesuai dengan pesanan.  Emas yang digunakan untuk melapisi bisa 100 miligram, 200 miligram dan seterusnya. Semakin banyak emas yang untuk melapisi tentunya akan semakin awet. “Selain itu kami juga menyediakan jasa patri. Ini dilakukan untuk memperbaiki perhiasan yang patah atau rusak,” katanya.

    Beberapa perhiasan yang dapat disepuh atau dilapisi emas yakni berbahan kuningan, perak, perunggu, emas dan timbel. Sedangkan yang tidak bisa yakni stenlis, besi dan timah.  Perhiasan yang dilapisi emas akan tampak seperti emas, dengan harga yang tentunya jauh lebih murah. “Tampilannya tentunya seperti perhiasan emas,” paparnya.

    Biasanya puncak keramaian sepuh emas terjadi menjelang hari raya lebaran. Saat itu banyak masyarakat yang melakukan sepuh emas, pelapisan perhiasan dengan emas dan cuci perhiasan. Kendati demikian pada hari-hari biasa tetap ada pelanggan. “Hari-hari biasa tetap ada pelanggan. Namanya juga rejeki tentunya sudah ada yang mengaturnya,” jelasnya.

    Untuk sepuh emas dibandrol dengan harga Rp 20 ribu. Sedangkan untuk melapisi perhiasan dengan emas dibandrol Rp 75  per 100 miligram. Harga tentunya berubah sesuai dengan harga emas yang pada waktunya. (mam)


    Berita Terbaru :


    Scroll to Top