HONDA BEAT

  • Berita Terkini

    Minggu, 04 November 2018

    Benda Mirip Granat Hebohkan Warga Klopogodo

    IMAM/EKSPRES
    KEBUMEN (kebumenekspres.com)-Satu buah benda yang diduga granat ranjau dan belasan munisi hampa (peluru hampa) ditemukan di Desa Klopogodo Kecamatan Gombong, Sabtu (3/11/2018) sekitar pukul 14.30 WIB. Temuan benda yang berada di wilayah RT 3 RW 5, tepatnya di sebelah Selatan Jembatan Sungai Brangkal itu, kali pertama oleh Pandi salah satu warga setempat.

    Informasi yang berhasil dihimpun Ekspres di lokasi, Pandi yang kala itu sedang menambang pasir menemukan benda mirip botol kecil berbahan besi (mirip dinamo sepeda).

    Setelah itu Pandi pun menyampaikan penemuannya kepada rekannya yakni Sarimin (55) yang juga warga setempat. Sarimin lantas mencuci benda yang diduga granat tersebut.

    Selang beberapa waktu kemudian warga juga menemukan satu buah munisi kaliber 5,9 milimeter yang masih aktif. “Adanya penemuan itu Sarimin akhirnya melaporkan ke kadus yang kemudian dilanjutkan ke Babinsa dan Polsek Gombong. Setelah itu Babinsa dan Polsek meluncur ke lokasi,” tutur Danramil Gombong Kapten Arm Rochmat, Minggu (4/11).

    Setelah mendatangi tempat penemuan, petugas lantas memasang police line untuk mengamankan lokasi temuan itu. Hingga kini benda yang diduga granat itu masih berada di lokasi tempat ditemukan. Rencananya hari ini Senin (5/11) tim Gegana Brimod akan melaksanakan penyelidikan terkait temuan tersebut. “Rencananya tim Gegana Brimob akan melaksanakan penyelidikan,” ungkapnya.

    Saat Ekspres mendatangi lokasi ditemukannya benda tersebut, belasan peluru hampa kaliber 5,9 milimeter banyak berserakan ditempat tersebut. Di area police line saja, terdapat lima munisi hampa. Sedangkan di luar police line terdapat setidaknya 11 munisi hampa. Beberapa munisi hampa masih terlihat kuning, selain itu terdapat pula yang sudah berkarat biru.

    Salah satu warga setempat Adi (30) menyampaikan peluru seperti itu kerap kali ditemukan oleh warga di sekitar area sungai. Kendati demikian warga tidak mengetahui asal muasal peluru tersebut. “Tidak tahu dari mana, kalau peluru beberapa kali ditemukan, tapi kalau granat baru kali ini,” paparnya.

    Kapten Arm Rochmat menghimbau kepada masyarakat, agar segera melapor kepada pihak berwajib jika menemukan hal-hal yang mencurigakan. Jangan sampai mencoba membuka sebab sangat berbahaya. “Jangan mencoba membuka benda yang mencurigakan karena cukup berbahaya. Segera laporkan kepada petugas,” ucapnya. (mam)

    Berita Terbaru :


    Scroll to Top