• Berita Terkini

    HONDA BEAT

    Kamis, 22 November 2018

    Ada Ipin-Upin Dalam Peringatan Maulid di Muktisari

    ISTIMEWA
    KEBUMEN (kebumenekspres.com)-Berbagai tradisi dan budaya dilaksanakan masyarakat untuk memperingati serta mengagungkan Bulan Mulud. Pasalnya pada bulan tersebutlah Nabi Agung Muhammad SAW dilahirkan. Berbagai peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW dilaksanakan sesuai dengan tradisi dan budaya di masing-masing daerah.

    Di Desa Muktisari Kecamatan Kebumen, Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW dilaksanakan dengan unik. Tradisi ini dilaksanakan dengan menggelar makan bersama dan mendirikan gubuk di luar rumah.

    Gubuk yang didirikan dihiasi dengan barbagai pernak-pernik seperti janur dan lain sebagainya. Makan bersama dilaksanakan dengan membawa bekal sendiri-sendiri. Ini disebut dengan istilah bongkohan, yang terdiri dari makanan, minuman lengkap dengan sayur dan buah serta snack.

    Setelah dilaksanakan doa, kegiatan dilanjutkan dengan makan bersama. “Tradisi ini disebut “Entak-entik”,” tutur Ketua Rimda Remaja Islam Musola Darusalam Muktisari Muammar Aziz, Rabu (21/11/2018).

    Dijelaskannya, entak-entik yang dulu ramai dilaksanakan kini semaki jarang. Demi melestarikan remaja Muktisari yang tergabung dalam Remaja Islam Musola Darusalam (Rimda) melaksanakan Festival Gubuk 2018. Ini dilaksanakan di Desa Muktisari Kenteng yakni RT 1, RT 2 dan RT 3 RW 3. “Tema bebas, pembuatan dilaksanakan pada 18 hingg 19 November 2018. “Salah satu dari dewan juri yakni  Kepala Desa Muktisari Edi Purwanto,” paparnya.

    Selain untuk memperingati Maulid Nabi, lanjut Aziz, festival juga mempunyai dampak sosial dan perekonomian yang positif. Secara sosial, para peserta saling berkompetisi dengan sportif. Kebersamaan dalam festival mempererat tali persatuan. Selain itu adanya kegiatan bongkohan juga membuat warung di Desa Muktisari laris. “Ada 21 peserta. Untuk hadiah juara 1 mendapat uang Rp 400 ribu  dan trophy. Juara 2 mendapat Uang Rp 300 ribu  dan trophy. Sedangkan Juara 3 mendapat uang Rp 200 ribu  dan trophy. Selain itu juga ada Juara Harapan 1 dan  2,” terangnya.

    Aziz menambahkan, dalam festival tersebut Juara 1 diraih Saluh yang berhasil mengumpulkan nilai mencapai 760. Juara diraih oleh Faya dengan perolehan nilai sebanyak 745. Sedangkan yang mendapat Juara yakni Yasir  dengan mendapatkan nilai 740. “Semua pemenang merupakan warga RT 1 RW 3,” ucapnya. (mam)

    Berita Terbaru :


    Scroll to Top