Honda

Honda
Jogja
  • Berita Terkini

    Senin, 08 Oktober 2018

    Selesai Dipugar, Rumah Mbah Tinem Diserahkan

    sudarno ahmad/ekspres
    KEBUMEN (kebumenekspres.com) - Setelah selesai dipugar total, rumah Sutinem (76) warga Dukuh Krajan RT 02 RW 03 Desa Krakal, Kecamatan Alian, diserahkan kepada pemiliknya. Acara serah terima itu dilakukan oleh Komunitas Sedulur Kebumen pada Jumat (5/10/2018).

    Hadir pada acara itu, Kepala Dinas Perumahan Kawasan Permukiman dan Lingkungan Hidup (Perkim LH) Edi Rianto. Wakapolres Kebumen Kompol Prayuda Widiatmoko, Koordinator Pemugaran Rumah Sedulur Kebumen Sugeng Budiawan, serta sejumlah aktivis Sedulur Kebumen lainnya.

    Sugeng Budiawan, mengatakan setelah dipugar rumah Sutinem menjadi lebih layak ditinggali. Selain itu, rumah yang letaknya berada ditengah rumah padat penduduk itu sekarang memiliki halaman. "Kita bersyukur karena sekarang lebih nyaman buat penghuninya," kata Sugeng Budiawan.

    Menurut Sugeng, biaya pemugaran rumah tersebut merupakan hasil sumbangan dari Pemkab Kebumen, Polres Kebumen, pengusaha Kebumen, para donatur dan aktivis Sedulur Kebumen. "Kita juga serahkan bantuan perabotan rumah tangga, tempat tidur sampai parabola," ujarnya.

    Sebelumnya, kondisi rumah Sutinem yang terbuat sebagian dari dinding gedek berbahan anyaman bambu dan kayu itu sangat mengenaskan. Masih berlantai tanah dan bangunan itu juga banyak yang keropos. Dengan kondisi rumah yang rapuh, bahaya sewaktu-waktu mengancam penghuni rumah itu.

    Kondisi memilukan semakin terasa saat musim penghujan, penghuni harus merasakan dinginnya air yang masuk ke celah rumah karena sebagian atap sudah bolong.

    Rumah yang dihuni oleh janda yang tak memiliki anak ini sama sekali tidak memiliki halaman. Bahkan di depan rumahnya merupakan selokan air yang baunya cukup menyengat. Kondisi itu rupanya mengetuk hati Komunitas Sedulur Kebumen.

    Dipimpin oleh Kapolres Kebumen AKBP Arief Bahtiar, pegiat Sedulur Kebumen meninjau langsung kondisi rumah Sutinem, Selasa 4 September 2018. Pemilik Muncul Group Sugeng Budiawan, Pemilik Roti Jempol Henki Halim, Anggota Banser Bambang Suhaji, serta pegiat Sedulur Kebumen lainnya ikut dalam peninjauan itu. Pemugaran mulai dilakukan pada 7 September lalu, dan 7 Oktober sudah diserahkan kepada pemiliknya.

    Sementara itu, Pemkab Kebumen menargetkan memugar 6.144 Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) pada 2018. Sehingga akhir 2018 Kebumen ada sedikitnya 19.733 RTLH selesai dipugar. Sisanya sebanyak 7.175 RTLH akan dituntaskan pada tahun 2019.

    Merujuk data base 2016, total RTLH di Kabupaten Kebumen mencapai 26.908 unit yang tersebar di 26 kecamatan. Berbagai program diberikan untuk memberikan bantuan untuk mengentaskan RTLH baik melalui APBD Kebumen, APBD Jawa Tengah maupun yang bersumber dari APBN.

    Pada APBD tahun anggaran 2018 melalui program Pembangunan Perumahan Masyarakat Kurang Mampu (P2MKM), Pemkab mengalokasikan bantuan untuk 2.254 unit. Setiap penerima diberikan dana stimulan sebesar Rp 10 juta.

    Selain itu, bantuan juga berasal dari Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) melalui Ditjen Penyediaan Perumahan malalui program Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS) 383 unit dan DAK Perumahan Swadaya 669 unit. Sedangkan dari Dana Desa target tahun ini bisa memugar 1.755 unit, besaran bantuannya antara Rp 7,5-10 juta.(ori)

    Berita Terbaru :


    Scroll to Top