Honda

Honda
Jogja
  • Berita Terkini

    Sabtu, 13 Oktober 2018

    Peringati HKN, Dinas Kesehatan Bantuan Air Bersih

    istimewa
    KEBUMEN (kebumenekspres.com)- Dinas Kesehatan Kabupaten Kebumen memberikan bantuan air bersih kepada warga terdampak kekeringan di sejumlah desa. Kegiatan bakti sosial itu merupakan salah satu rangkaian dari Hari Kesehatan Nasional (HKN) ke-54 tahun 2018.

    Secara simbolis, bantuan tersebut dilepas dilepas oleh Kepala Dinas Kesehatan Y Rini Kristiani, dari halaman kantor setempat, Jumat (12/10/2018) pagi. 

    Sedikitnya 50 tangkai air bersih milik Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Kebumen didistribusikan ke 11 kecamatan terdampak kekeringan.

    Kepala Dinas Kesehatan Y Rini Kristiani, pihaknya menyerahkan bantuan 50 tangki air bersih untuk sejumlah wilayah Kebumen yang mengalami kekeringan.
    Ia berharap bantuan tersebut dapat meringankan beban masyarakat Kebumen yang terdampak kekeringan.

    "Ini merupakan salah satu rangkaian dari HKN ke-54, untuk membantu masyarakat yang kekurangan air bersih," kata Rini Kristiani, disela-sela melepas bantuan.

    Data Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Kebumen, hingga Jumat (12/10) telah mendistribusikan 1.248 tangki air bersih. Dengan rincian sepekan terakhir sebanyak 123 tangki, sedangkan pada hari kemarin sebanyak 22 tangki.

    Adapun desa-desa yang menerima bantuan air bersih kemarin, yakni Desa Jemur (Kebumen), Tanahsari (Kebumen), Bojongsari (Alian), Kemangguan (Alian), Krakal (Alian), Wonokromo (Alian). Desa Jatipurus, Jembangan, dan Karangtengah Kecamatan Poncowarno, Penimbun dan Karangmaja Kecamatan Karanggayam.
    Jumlah desa yang telah dibantu air bersih sebanyak 47 desa yang tersebar di 11 kecamatan.

    Sementara itu, dalam rangka rangkaian Peringatan Hari Kesehatan Nasional ke-54 tahun 2018 Dinas Kesehatan Kabupaten Kebumen juga menggelar kegiatan berbagai lomba olahraga, seni serta kegiatan bakti sosial.

    Kegiatan bakti sosial selain bantuan air bersih, juga kegiatan sikat gigi massal. Kegiatan ini untuk pelajar sekolah dasar sebanyak 5000 anak sekolah.(ori)

    Berita Terbaru :


    Scroll to Top