BPJS

BPJS
  • Berita Terkini

    HONDA CRF

    Rabu, 10 Oktober 2018

    Pelaku Pecah Kaca Beraksi di Halaman Masjid

    ilustrasi
    KEBUMEN (kebumenekspres.com)- Baru genap satu bulan, kasus pencurian dengan modus pecah kaca mobil kembali terjadi. Kali ini yang menjadi korban adalah Erwin Triyono, warga Desa Ngaruaru Kecamatan Banyudono Kabupaten Boyolali.

    Dia harus merelakan laptopnya raib dibawa kawanan pencuri setelah mobil yang ia parkir di halaman Masjid Al Mubarok Jalan Pupus Sijago Dusun Kedompon Desa Adikarso dibobol maling, Senin (08/10/2018) sekitar pukul 21.00 WIB.

    Peristiwa bermula saat ia berada di kantor PT Wika Jaya Konstruksi KSO yang mengerjakan proyek rel ganda di Kebumen. Mobil Suzuki Escudo ia parkir di halaman masjid yang tepat berada di depan kantor.

    Tak lama kemudian ada warga setempat yang mendatanginya dan memberitahu jika kaca mobil bagian tengah sebelah kiri dalam kondisi pecah. Bergegas dia mendatangi mobilnya. Benar saja, kaca mobil sudah dalam kondisi pecah. Saat dicek, laptop yang berbeda di jok tengah telah hilang.

    “Saat kejadian korban belum tahu. Selanjutnya ia diberitahu salah seorang warga jika kaca tengah sebelah kiri mobil Escudo milik korban pecah,” jelas Kapolres Kebumen AKBP Arief Bahtiar melalui Kasubbag Humas Polres Kebumen AKP Suparno, Selasa (9/10/2018).

    AKP Suparno menambahkan, akibat musibah ini, korban menderita kerugian hingga Rp 15 juta.

    Lanjut AKP Suparno, saat ini kasusnya masih dalam penyelidikan. Polisi masih mengumpulkan sejumlah bukti di lapangan termasuk para saksi untuk mengungkap kasus tersebut.

    Dari kasus tersebut, AKP Suparno berpesan kepada warga masyarakat untuk memarkirkan kendaraan di tempat yang mudah diawasi.

    Dari sejumlah kasus, kejadian pencurian pecah kaca terjadi karena kendaraan tersebut diparkir di tempat yang susah diawasi secara langsung.

    “Yang juga harus jadi perhatian, jangan sekali-kali meninggalkan barang berharga di dalam mobil. Lebih baik dibawa daripada ditaruh di mobil. Mudah-mudahan kasus semacam ini tidak lagi terjadi di Kebumen," harapnya.

    Sebelumnya pada 7 September 2018 kemarin, seorang bidan kehilangan sebuah laptop beserta uang Rp 14 juta yang ditinggalkannya dalam mobil.
    Peristiwa pencurian itu terjadi pada pukul 22.30 WIB. Berawal saat korban hendak menjemput anaknya. Dia lantas memarkir mobilnya di sebelah utara kantor PLN lama, persisnya di Jalan HM Sarbini.

    Saat kembali, dilihatnya kaca pintu mobil sebelah kiri belakang telah pecah. Sementara, laptop dan uang Rp 14 juta dalam tas yang tadinya ditempatkan di jok belakang, raib. Ironisnya laptop yang hilang merupakan inventaris puskesmas tempat si bidan bekerja. Kasus ini juga masih dalam penyelidikan petugas. (has)

    Berita Terbaru :


    Scroll to Top