• Berita Terkini

    HONDA BEAT

    Rabu, 03 Oktober 2018

    Hobi Desain Interior, Mendorong Ria Kembangkan Usaha Furniture

    sudarno ahmad/ekspres
    KEBUMEN (kebumenekspres.com)- Usaha furniture dirintis sejak tahun 1995, saat Affandy yang sekarang menjadi suaminya masih remaja. Setelah menikah pada tahun 2010, Ria Susanti mulai terpikir untuk mengembangkan usaha rintisan suaminya.

    "Kebetulan saya pecinta desain interior. Sehingga melihat usaha yang sudah lama ditekuni suami, merasa tertantang untuk mengembangkannya," jelas Ria Susanti, Selasa (2/10/2018).

    Maka pada tahun 2011, usaha furniturenya mulai diberi branding Bunre Furniture. Nama Bunre diambil dari singkatan Bunda Rere, panggilan akrab Ria Susanti. Terkait model dan pilihan bahan baku sesuai permintaan konsumen.

    "Kebetulan di desa juga masih banyak tersedia pilihan jenis kayu. Ada akasia, laban, jati, mahoni, nangka dan lain-lain," lanjut Ria terkait sumber bahan baku usahanya.

    Tak hanya kayu, Bunre Furniture juga menggunakan HPL (High pressure Laminated) sebagai bahan baku lainnya. Umumnya HPL digunakan sebagai lapisan akhir atau finishing berbagai benda furniture berbahan dasar  multiplek.

    Meski di Kebumen, persaingan usaha furniture sangat ketat, namun Ria tetap optimis. "Kami berani bersaing dengan kualitas bahan yang sama, hasil produk lebih halus dan harga lebih murah," tutur Ria tentang produk furniturenya.

    Untuk terus mengembangkan usahanya yang berlokasi di Jalan Kaligandu nomor 28 Bejiruyung, Kecamatan Sempor, Ria aktif mengikuti even pameran yang ada di Kebumen. Di Pesta Wirausaha Kebumen (PWK), 1-7 Oktober 2018, Bunre Furniture menempati stand B-23.

    Sementara itu, Pameran Pesta Wirausaha Kebumen 2018 digelar di Jalan Veteran Kebumen mulai 1 hingga 7 Oktober 2018. Pameran ini diikuti seratusan pelaku usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) yang dirangkai dengan bazar, pergelaran seni dan budaya, lomba fotografi dan  fashion.

    Dalam pameran tersebut ditawarkan aneka produk seperti asesoris, souvenir, makanan dan minuman khas Kebumen, busana, batik, perikanan, pariwisata, bibit tanaman serta aneka produk unggulan lainnya hasil pengembangan UMKM di Kebumen.

    Ketua Asosiasi UKM Kebumen, Setya Widada mengatakan, Pameran Pesta Wirausaha Kebumen ini adalah yang kali kedua. Pameran terselenggara atas kerjasama antara Asosiasi UKM Kebumen dengan Pemkab Kebumen.

    "Tahun ini, lanjut dia, pameran mengusung tema “Kreatif dan Mandiri”, artinya mampu mengembangkan ide-ide baru,  menemukan  peluang dan mampu mengembangkan usahanya tanpa ketergantungan pada orang. "Namun mampu membangun kerjasama yang baik dengan pihak manapun," tandasnya.(ori)

    Berita Terbaru :


    Scroll to Top