• Berita Terkini

    HONDA BEAT

    Jumat, 19 Oktober 2018

    1.000 Gethuk dan Kopi Bakal Ramaikan FSBKLE

    ISTIMEWA
    KEBUMEN (kebumenekspres.com)-Sebanyak 1.000 gethuk merah putih dan kopi bakal meramaikan Festival Seni Budaya Kebangsaan Lintas Etnis (FSBKLS). Kegiatan tersebut dilaksanakan oleh Forum Persaudaraan Bangsa Indonesia (FPBI) Kebumen, Minggu (21/10/2018) di Alun-alun Kebumen.

    Festival Seni Budaya Kebangsaan Lintas Etnis dilaksanakan guna mempererat persaudaraan lintas etnis di kabupaten berselogan Beriman ini. Ini dilaksanakan mengingat masyarakat Kebumen juga terdiri dari berbagai suku bangsa dan agama. Dimulai dari Jawa, Sunda, Tionghoa, Batak dan lain sebagainya. Selain itu di Kebumen juga terdapat umat dari berbagai agama.

    Ketua FPBI Kebumen KH Yasid Mahfudz mengemukakan masyarakat Kebumen sangat beragam dan terdiri dari berbagai suku bangsa. Kendati banyak perbedaan, namun mereka dapat hidup damai dan saling berdampingan satu sama lain.

    Menjelang pelaksanaan pemilu, lanjutnya, terkadang banyak pihak yang menggoreng issu agama dan etnis demi mencapai tujuannya. Padahal banyak issu dan berita hoaks seperti itu justru dapat memecah belah persatuan dan kesatuan yang selama ini telah terjaga dengan baik. “Festival juga untuk meredam kampanye hitam (Black Campaign),” tuturnya.

    Sementara itu Sekretaris FPBI yang juga merupakan Ketua Panitia Beniyanto menyampaikan dalam festival juga akan dilaksanakan Ikrar Kerukunan Lintas Etnis, Atraksi budaya lintas Etnis, makan 1.000 gethuk merah putih dan kopi. Beberapa budaya yang digelar yakni Tari Barongsai, Rebana, Tari Tor-tor, Kunto, dan Ebleg, Orkestra dan lain sebagainya. “Untuk gethuk dan kopi gratis bagi para pengunjung,” katanya yang juga merupakan Ketua Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Kebumen itu.

    Beni menambahkan, dalam festival juga akan dilaksanakan  kegiatan senam kebangsaan, donor darah dan pungut sampah di sekitar dan Alun-alun Kebumen. Kegiatan festival juga didukung oleh Pemkab, Forkominda Peguyuban Lintas Etnis dan Budayawan Kebumen. “Masyarakat diharapkan turut serta mendukung terciptanya kedamaian lintas etnis dan lintas agama,” ucapnya. (mam)

    Berita Terbaru :


    Scroll to Top