BPJS

BPJS

Job Fair 2019

  • Berita Terkini

    HONDA CBR 150

    Sabtu, 01 September 2018

    Turun ke Sungai, Warga Gombong Gaungkan Desa seIndonesia Bebas Sampah

    KEBUMEN (kebumenekspres.com) -  Kebersamaan, kepedulian dan semangat gotong royong warga Kecamatan Gombong sungguh patut dicontoh.  Mendengar persoalan sampah yang tengah dihadapi warga Desa Semanding kecamatan setempat, mereka turun tangan bersama-sama mengatasi masalah.

    Mereka lantas beramai-ramai menyingkirkan sampah yang menggunung di sepanjang aliran sungai Desa Semanding, Jumat (31/8/2018).  Aksi suka rela yang diinisiasi Kepala Desa Semanding itu juga melibatkan para siswa sekolah baik dari SD,SMP PIUS, SMA hingga paguyuban ojek online (ojol) Gombong. Turut dalam kegiatan ini, Camat Gombong,Supoyo,  Polsek, Koramil, Ketua Gertaks Bambang dan Pembina Gertaks Herwin Kunadi.

    Sampah-sampah itu lantas dikumpulkan dan diangkut ke tempat pembuangan akhir (TPA) menggunakan armada dari Dinas Perkim LH Kabupaten Kebumen.

    Febrian Aji Fitrianto, salah satu pemuda Desa Semanding mengatakan, persoalan sampah di aliran sungai sudah sangat mengganggu warga. Tak hanya menganggu pemandangan, gunungan sampah itupun sudah mengancam kelestarian lingkungan.


    "Semoga apa yang kami lakukan hari ini bersama  instansi, relawan relawan dan warga bisa memotivasi dan menginspirasi desa-desa lain di Indonesia agar bersih dari sampah," katanya sembari mengatakan, kegiatan kemarin bertemakan  langkah kecil dari desa untuk indonesia bebas sampah.

    Sementara itu, Pembina Gertaks Herwin Kunadi menyampaikan, aksi sukarela tersebut berawal dari adanya informasi dari warga yang mengeluhkan banyaknya sampah yang menumpuk di sungai Desa Semanding. "Aksi sosial ini merupakan bantuan kepada masyarakat agar saluran Sungai bisa lancar sampai ke persawahan warga," katanya..

    Herwin lantas mengajak semua lapisan masyarakat bersama-sama menjaga kebersihan lingkungan. Salah satunya, dengan tidak membuang sampah di sungai karena dapat membuat banjir dan mencemari lingkungan.  Kalau sudah demikian, masyarakat sendiri yang akan dirugikan seperti terjadi banjir, misalnya.

    "Semoga apa yang kami lakukan dapat menjadi Inspirasi dan motivasi generasi muda untuk terus berkarya , berbuat baik kepada lingkungan dan sesama," ujar dia.


    Sementara, Camat Gombong, Supoyo mengaku sangat mengapresiasi kebersamaan dan budaya gotong royong warganya itu. Juga kepada Relawan Gertaks yang selalu hadir dalam setiap masalah lingkungan, sosial hingga penataan kota Gombong.

    Kepada Pemkab Kebumen, Supoyo berharap dapat memperbaiki sejumlah tanggul yang berlubang dan berpotensi jebol. "Kami berharap dinas terkait  dapat memberi perhatian soal ini," katanya. (cah)

    Berita Terbaru :


    Scroll to Top