HONDA VARIO

  • Berita Terkini

    Senin, 03 September 2018

    Rumah WR Soepratman Purworejo Jadi Start Tunas Kelapa Jateng

    lukmanhakim/purworejoekspres
    PURWOREJO – Kampung halaman Pahlawan Nasional sang pencipta lagu kebangsaan Indonesia Raya, Wage Rudolf Soepratman dijadikan sebagai start Estafet Tunas Kelapa

    (ETK) tahun 2018 Kwartir Daerah (Kwarda) Jawa Tengah. Di Jateng, kontingen ETK diberangkatkan dari beberapa titik di Jateng. Rencananya akan berakhir di pertengahan September ini di Banjarnegara.

    Wakil Ketua Kwarcab Purworejo Bidang Binamuda, Soekoso DM mengatakan dipilih menjadi salah satu lokasi keberangkatan, pihaknya langsung menentukan Desa Somongari,

    Kecamatan Kaligesing. "Beberapa kali kegiatan ETK, kita haya dilewati saja, baik dari Kebumen maupun Magelang. Dan tahun ini, bisa menjadi lokasi start. Memang kita

    menentukan lokasinya di Somongari yang menjadi tempat lahir WR Soepratman," kata Soekoso, akhir pekan lalu.

    Dikatakannya, ada beberapa alasan penentuan lokasi itu dimana banyak nilai yang bisa dipetik dari kejuangan seorang WR Soepratman. Lagu yang diciptakan, hingga saat ini terus

    berkumandang di seluruh pelosok nusantara.

    "Kita harapkan Pramuka akan terus berjuang dan tidak akan meninggalkan nilai-nilai sejarah yang ada," jelasnya.

    Disampaikannya, anggota Pramuka yang terlibat dalam ETK ini cukup banyak. Setidaknya satu pasukan inti meliputi 61 anak yang terdiri dari siswa SMP/MTs dan SMA/SM/MA.

    Pasukan ini membawa bendera Merah Putih, Tunas Kelapa, Pataka dan Perangkat Estafet. Setidaknya ada 7 titik pergantian yang disiapkan.

    "Sebelum diserahkan ke Wonosobo, tunas kelapa bermalam di SMAN 5 Purworejo. Dari sini memang agak berbeda dengan yang lain karena menggunakan sepeda motor untuk

    mencapai perbatasan Wonosobo," jelas Soekoso.

    Pemanfaatan sepeda motor itu dikarenakan medan yang relatif panjang dan berat karena agak menanjak. Ini tidak menjadi permasalahan serius karena telah diketahui pihak Kwartir

    Daerah.

    "Tidak ada masalah menggunakan sepeda motor, karena memang medannya cukup berat," imbuhnya.

    Upacara keberangkatan ETK sendiri dilakukan oleh Asisten III Setda Purworejo Muh Wuryanto yang mewakili Bupati Agus Bastian. Saat memberikan sambutan, Wuryanto

    meminta keteladanan WR Soepratman selalu tersemat di dada para anggota Pramuka.

    Wakil Bupati Yuli Hastuti pun turut terlibat dalam kegiatan itu. Dia menerima rombongan ETK saat hendak bermalam di SMAN 5 Purworejo.

    Sementara Ketua Kwarcab Purworejo Bambang Aryawan melepas keberangkatan rombongan untuk bertolak ke Wonosobo.

    Sepanjang perjalanan estafet sendiri sangat meriah, ribuan anggota Pramuka dari tingkat SD-SMA memberikan sambutan khusus. Beberapa atribut pendukung juga diikutsertakan

    seperti bendera Merah Putih dan kentongan. Alat ini dibunyikan saat rombongan melewati depan anak-anak. (luk)

    Berita Terbaru :


    Scroll to Top