Honda

Honda
Jogja
  • Berita Terkini

    Jumat, 28 September 2018

    Pelaku UKM Didorong untuk Melek Ekspor

    IMAM/EKSPRES
    KEBUMEN (kebumenekspres.com)- Kementerian Koperasi mendorong para pelaku Usaha Kecil Menengah (UKM) di Kebumen untuk melek Ekspor-Impor. Pasalnya potensi dan kualitas produk di Kebumen sangat memungkinkan, hanya saja perlu peningkatan Sumber Daya manusia.

    Untuk itu Kementerian Koperasi dan UKM bekerjasama dengan Disnaker KUKM Kebumen menggelar Pelatihan Manajemen SDM KUKM Berbasis Kompetensi untuk para pelaku UKM di Kebumen. Kegiatan yang dilaksanakan di Hotel Mexolie itu dikuti oleh 30 peserta pelaku UKM, Kamis (27/9/2018).

    Saat ini sebenarnya, beberapa UMKM di Kebumen ternyata sudah mampu menghasilkan produk yang memiliki standar ekspor. Ini seperti anyaman pandang dan gula semut. Kandati demikian, ekspor masih dilaksanakan oleh pengepul. UKM belum memahami teknik dan prosedur ekspor. Bahkan terdapat beberapa produk dari Kebumen yang dijual di manca negara dengan label asing. Jika pelaku UKM dapat melaksanakan ekspor secara mandiri keuntungan yang didapat tentunya akan semakin besar.

    Selama ini, untuk dapat melakukan ekspor, para pelaku UKM di Kebumen harus menggandeng pihak ketiga. Padahal pihak ketiga tersebut terkadang turut serta mempermainkan harga jual produk.

    Kabid Sertifikasi SDM KUKM Kementerian Koperasi dan UKM Ir Zahara Adnani MM menyampaikan meskipun menghasilkan produk yang dapat menembus pasar ekspor, namun nyatanya justru pihak lain yang memberikan label produk UKM Kebumen.

    Untuk itu pelaku UKM diharapkan memiliki pengetahuan tentang ekspor impor dan melakukan ekspor produknya secara mandiri atau kelompok. “Dengan ekspor sendiri tentunya nilai jual produk UKM lebih tinggi. Syaratnya mereka dapat memproduksi dalam skala besar dengan kualitas yang memenuhi standar ekspor," tuturnya.

    Kabid Koperasi pada Dinas Tenaga Kerja dan Koperasi UMKM Kebumen Agung Supri Haldoko SE menyampaikan, pembinaan terhadap palaku koperasi dan UMKM telah dilasanakan. Kini kompetensi para peserta telah memenuhi standar produksi. “Adanya pelatihan ekspor ini diharapkan semakin meningkatkan UMKM yang berujung pada peningkatan perekonimian masyarakat,” jelasnya.

    Sementara itu, salah satu Fasilitator UKM Ekspor Akif Fatwal Amin menjelaskan korespondensi ekspor menjadi kunci utama melakukan bisnis ekspor. Selain korespondensi, pelaku ekspor harus memperhatikan dokumen kepabeanan. Hal lainnya yakni dokumen produk ekspor, mengemas produk ekspor, memuat produk ke peti kemas dan pengiriman. “Korespondensi dapat dilakukan dengan berbagai cara dan media, namun tidak menghilangkan poin-poin yang menentukan proses ekspor aman," ucapnya, saat menjadi narasumber. (mam)

    Berita Terbaru :


    Scroll to Top