• Berita Terkini

    Kamis, 20 September 2018

    Duuh,, Portal Pendaftaran CPNS Sulit Diakses

    KEBUMEN (kebumenekspres.com)- Pemerintah akhirnya resmi membuka informasi lowongan CPNS 2018 kemarin (19/9/2018). Informasi tersebut bisa diakses melalui website sscn.bkn.go.id. Hanyasaja situs tersebut dikeluhkan calon  pendaftar karena sulit diakses.

    Saat coba dibuka pendaftar sulit masuk ke dalam website karena terlalu lama loading. Bahkan beberapa kali akhirnya sambungan terputus. Kondisi ini terjadi sejak Rabu

    pagi hingga menjelang siang. Pihak Panitia Seleksi CPNS Nasional (Panselnas) sempat membuat pengumuman bahwa portal SSCN baru bisa diakses mulai pukul 13.00 WIB.

    Alasannya belum seluruh instansi menginput data formasinya. Nyatanya selepas pukul 13.00 WIB, masyarakat tetap belum bisa mengakses laman tersebut karena

    error.Hal ini seperti yang dialami oleh salah satu GTT di Wilayah kecamatan Kebumen Dwi A (31). GTT yang mengabdi di salah satu Sekolah Dasar (SD) di wilayah Kecamatan

    Kebumen semangat membuka portal sscn.bkn.go.id. Sayang meski berulang kali dibuka halamanya tidak mau muncul.

    “Saya dengar kalau pendaftaran mulai Rabu (19/9). Itu artinya mulai pukul 00.00 WIB seharusnya sudah siap. Tapi tak coba pukul 13.00 WIB ga bisa dibuka,” tuturnya, kepada Ekspres saat dihubungi via phone Rabu, (19/9).

    Bukan hanya pukul 13.00 WIB saja, Dwi mengaku hingga pukul 15.00 WIB portal sscn.bkn.go.id masih sulit sekali diakses. Bahkan kemudian beredar kabar jika portal
    tersebut baru bisa dibuka pada 26 September 2018 mendatang.

    Bukan hanya melalui komputer saja, portal juga belum bisa diakses melalui smartphone. “Teman-teman pada ngomong kalau pukul 15.00 WIB belum bisa dibuka,”
    jelasnya.

    “Informasinya, memang tidak bisa mendaftar hanya dapat melihat formasi dan syaratnya saja. Tapi kenyataannya belum dapat dibuka,” katanya.

    Hal senada senada juga disampaikan oleh Suwanti yang juga merupakan GTT di salah satu SD di Wilayah Kecamatan Kebumen. Pihakya menyampaikan
    jika pendaftaran CPNS ditunda untuk semetarahingga menunggu adanya pengumuman resmi.

    Saat wartawan koran ini mengkases portal sscn.bkn.-go.id. pada Rabu (19/9) pukul 19.56 WIB, memang bisa dibuka. Kendati demikian saat menu “YUK DAFTAR
    SEKARANG!” diklik belum bisa dibuka. Beberapa kali dicoba hanya bolak-balik ke halaman semula. Selain itu loding portal sscn.bkn.go.id juga sangat lambat.


    Kondisi ini mulai membaik selepas maghrib. Hanya saja informasi formasi lowongan masih minim. Saat diakses kemarin petang,masih sedikit instansi pusat maupun daerah yang
    sudah menampilkan data formasi lowongannya. Untuk kelompok kementerian, pada saat itu lowongan yang muncul masih untuk Kementerian Keuangan (Kemenkeu)
    dan Kementerian Luar Negeri (Kemenlu).

    Kepala Biro Humas Badan Kepegawaian Negara (BKN) Mohammad Ridwan mengatakan, masih banyak instansi yang belum memasukkan formasi ke website
    sscn.bkn.go.id. ”Sore (kemarin, red) saya cek random sudah ada puluhan kementerian, lembaga, dan daerah yang bisa dipilih,” tuturnya tadi malam.

    Ridwan meyakini hari ini semakin banyak informasi formasi lowongan CPNS baru yang bisa diketahui masyarakat. Ridwan memperkirakan, instansi yang belum memasukkan data formasi CPNS karena masih ada revisi formasi di Kementerian PAN-RB. Untuk mempercepat input data lowongan formasi, BKN juga berkirim surat kepada seluruh instansi.

    Di dalam surat tersebut BKN meminta instansi untuk menyampaikan formasi secara detail di website sscn.bkn.go.id. Terkait dengan kondisi server, Ridwan mengakui
    ada potensi down atau gangguan. Apalagi BKN juga bekerjasama dengan kementerian lain dalam seleksi CPNS kali ini. ”Untuk mencocokan NIK kami kerjasama dengan Dispendukcapil. Mungkin proses di sananya yang membutuhkan waktu,” tuturnya.

    Dia pun menyarankan  agar calon pelamar memilih waktu akses. Misalnya masuk ke web saat jam longgar. Dia mencontohkan pada malam hari. ”Atau bagi
    yang Kristiani bisa akses saat Jumat ketika teman-teman Muslim melakukan Jumatan,” kata Ridwan.

    Ridwan juga menghimbau agar pendaftaran tidak dilakukan di smartphone. Pendaftaran harus dilakukan di komputer atau laptop. Alasannya dikhawatirkan software
    tidak mendukung sehingga ada data yang hilang.

    ”Cari koneksi wifi yang cepat. Ingat juga setiap step ada konfirmasi, jika diklik data tidak bisa diubah. Kalau ragu tutup dulu,” bebernya.

    Seleksi CPNS kali ini mengharuskan pendaftar untuk selfi dengan KTP dan portal pendaftaran. Menurut Ridwan hal ini dikarenakan pengalaman tahun lalu
    banyak pelamar yang lupa password akunnya. Hal itu dikarenakan pelamar tidak mendaftar sendiri.

    Dia juga mengingatkan agar para pelamar untuk memastikan nomor induk kependudukannya aktif. Berkaca dari tes CPNS tahun lalu, banyak pelamar yang NIK-nya tidak
    ditemukan di Dispendukcapil.

    ”Dari awal sudah kami wanti-wanti,” ungkapnya. (mam/has

    Berita Terbaru :


    Scroll to Top