Honda VARIO

  • Berita Terkini

    Selasa, 28 Agustus 2018

    Semaraknya Jalan Sehat RSDS Kebumen Peringati HUT RI

    ISTIMEWA
    KEBUMEN (kebumenekspres.com)-Beragam cara dilaksanakan untuk memperingati HUT RI ke 73. Rumah Sakit Dr Soedirman (RSDS) Kebumen menggelar jalan dan sepeda sehat sebagai rangkaian dari peringatan HUT RI ke 73. Kegiatan jalan dan sepeda sehat diikuti oleh 500 peserta. Itu terdiri dari karyawan dan karyawati serta warga sekitar RSDS Kebumen dan komunitas Goes Kebumen.

    Star dan finish jalan sehat yang dilaksanakan beberapa waktu lalu itu, berada di halaman parkir RSDS Kebumen. Adapun rutenya yakni dari RSDS peserta menuju ke arah Barat hingga Perempatan Muktisari. Dari perempatan peserta menuju ke Selatan melewati Balai Desa Muktisari lama, kemudian menuju ke Timur berjalan terus hingga mencapai pertigaan Balai Desa Muktisari. Setelah melewati depan Balai Desa Muktisari peserta menuju ke Timur yakni melewati belalang RSDS Kebumen. Setelah melewati pertigaan Desa Murtirejo peserta menuju ke arah Utara hingga sampai kembali di RSDS Kebumen.

    Sedangkan rute sepeda sehat yakni start di RSDS Kebumen ke arah Barat hingga perempatan Muktsari. Peserta kemudian berjalan ke Selatan hingga sampai Pasar Bocor. Lalu menuju ke arah Timur menuju Desa Sangubanyu Kecamatan Buluspesantren. Setelah sampai jembatan peserta menuju ke arah Selatan hingga sampai Desa Depokrejo.

    Peserta menuju perempatan terminal bus kemudian menuju arah Barat hingga sampai di RSDS Kebumen. “Jarak tempuh sekitar 10 kilometer dengan waktu perjalanan sekitar 1 jam,” tutur Plt Direktur RSDS Kebumen dr Iwan Danardono Sp Rad MMR melalui Kepala Bagian Tata Usaha RSUD Dr Soedirman Kebumen Rikamto SKep NS MM, Senin (27/8/2018).

    Selain itu, kata Rikamto, pada Hari Raya Idul Adha, RSDS juga berkurban 5 sapi dan 3 ekor kambing. Hewan kurban berasal dari para karyawan struktural dan dokter RSDS Kebumen. Kurban dilaksanakan guna berbagi dengan sesama. Selain itu, daging kurban juga penting untuk peningkatkan gizi masyarakat. Dengan daging yang dibagikan itu, diharapkan akan meningkatkan gizi masyarakat. “Daging dibagikan pada masyarakat sekitar, selain itu juga beberapa panti asuhan. Mbah Marsiyo Mirit juga kebagian daging untuk para Orang Dengan Gangguan Jiwa (ODGJ),” ucapnya. (mam)

    Berita Terbaru :


    Scroll to Top