HONDA VARIO

  • Berita Terkini

    Selasa, 28 Agustus 2018

    Merasa Ditipu, Jamaah Umroh di Kebumen Ngadu ke Polisi

    KEBUMEN (kebumenekspres.com) - Kendati sudah melakukan pelunasan, sejumlah jamaah umroh di Kebumen tak kunjung berangkat ke Tanah Suci. Resah dengan situasi itu, mereka melapor kepada Polres Kebumen, Selasa (28/8/2018).

    Sukardi, salah satu calon jamaah umrah mengatakan, mereka datang ke Polres Kebumen setelah  tak kunjung diberangkatkan ke tanah suci. Padahal, mereka sudah membayar. "Sudah lunas mbayarnya, tapi setahun menunggu tak kunjung diberangkatkan," ujarnya kepada awak media, Selasa siang.

    Raut kecewa dan gelisah jelas tergambar dari raut muka Sukardi. Keresahan yang sama juga dirasa jemaah berjumlah 10 orang yang  melapor ke Polres siang tadi. Maklum , mereka sudah mengeluarkan uang bernilai puluhan juta kepada Dw, seorang pegawai biro penyedia jasa travel cabang Yogyakarta. 

    Mereka pun tak bisa menyembunyikan kecuraigaan kepada Dw, yang diduga melakukan penipuan dan penggelapan. "Apalagi, kami sering mendapat perlakuan tidak menyenangkan bahkan pengusiran saat mengkonfirmasi keberangkatan kepada yang bersangkutan (dw,red)," imbuhnya.

    Koordinator PT SBL Cabang Gombong, Syah Saraswati, membenarkan Dw adalah salah satu karyawan di PT SBL. Menurutnya, ada sekitar Rp 200 juta dana calon jemaah umroh yang sudah disetorkan kepada Dw, selaku Pimpinan PT SBL Cabang Yogyakarta. "harusnya uang tersebut sudah disetor kepada kantor pusat PT SBL di Bandung.

    Namun tidak juga dilakukan sehingga sepuluh calon jamaah umroh asal Kebumen belum juga berangkat," katanya.

    Kasat reskrim Polres Kebumen, AKP Aji Darmawan, mengatakan perkara ini baru pada tahap pengaduan.  Namun demikian, pihaknya siap melakukan tindak lanjudengan mlakukan klarifikasi terhadap para saksi.

    "Dalam waktu dekat ini kami akan meminta keterangan dari sejumlah saksi termasuk DW dan calon jemaah umroh asal Kebumen. Termasuk didalamnya upaya mediasi agar ongkos jemaah haji yang sudah dikeluarkan bisa kembali," katanya.(cah)

    Berita Terbaru :


    Scroll to Top