• Berita Terkini

    Jumat, 10 Agustus 2018

    Anggota Polres Banjarnegara Ditabrak Truk Hingga Meninggal Dunia

    Darno/Radarmas
    BANJARNEGARA - Kanit Intelkam Polsek Bawang Aiptu Ngadiman ditabrak dump truk ketika sedang makan, Rabu (8/8/2018) sekitar pukul 23:45 WIB. Kerasnya tabrakan tidak hanya membuat korban meninggal dunia di tempat.

    Warung Lamongan tempat korban makan dan halte yang bersebelahan porak-poranda. Pengemudi yang diduga mabuk diamankan dan menjadi tersangka dalam kecelakaan maut ini.

    Kapolres Banjarnegara AKBP Nona Pricillia Ohei menjelaskan korban meninggal dunia karena tertabrak dump truk yang dikemudikan oleh Herman Okta Budi Priyono. Saat itu, pengemudi diduga berada di bawah pengaruh minuman keras. "Saat itu dump truk berjalan dari arah barat menuju ke arah timur dengan kecepatan cukup tinggi," paparnya.

    Sesampainya di halte di sebelah barat Alfamart Mantrianom Kecamatan Bawang, dump truk warga merah dengan plat nomor R 1477 UA tiba-tiba oleng ke kanan. Kemudian menabrak warung dan halte yang berada di sisi selatan jalan.

    Kapolsek Bawang AKP Sutardiyana mengatakan korban saat itu sedang piket. Karena lapar, keluar untuk makan. Kebetulan, warung Lamongan yang di sebelah Polsek Bawang masih buka. Sehingga dia makan di warung tersebut. "Saat itu korban sedang duduk dan makan," kata dia.

    Karena sudah malam, hanya dia seorang yang menjadi pembeli. "Warungnya sudah mau tutup karena memang sudah malam," terangnya.  Namun tanpa disangka, ada dump truk yang oleng dan menabraknya dari belakang. "Korban meninggal dunia di tempat," jelasnya. Dia menduga saat itu pengemudi dump truk sedang mabuk. "Bau minuman keras," jelasnya.

    Sutardiyana mengatakan ketika masih hidup, korban merupakan orang yang rajin bekerja dan gemar berolah raga. Terutama badminton.

    Kanit Laka Polres Banjarnegara Ipda Edy Widya Pramono menjelaskan usai kejadian, pihaknya mengamankan tersangka dan barang bukti tindak pidana Laka Lantas yang menyebabkan satu orang meninggal dunia. "Sebagaimana dimaksud dalam Pasal 310 ayat (4) UULAJ," terangnya. Edy menjelaskan korban Aiptu Ngadiman meninggal dunia karena mengalami cedera kepala berat. Korban juga mengalami luka sobek pada kepala bagian kanan depan serta fraktur pada dada kiri.

    Korban meninggalkan satu orang istri dan tiga anak. Korban dimakamkan Kamis (9/8) siang di pemakaman umum di depan Masjid Al Fitroh utara Pasar Induk Banjarnegara. (drn)

    Berita Terbaru :


    Scroll to Top