HONDA DUO

  • Berita Terkini

    Kamis, 02 Agustus 2018

    Alumni Pijar Bakal Dirikan Perpustakaan di Masjid Karangsambung

    ISTIMEWA
    KEBUMEN (kebumenekspres.com)-Forum Silaturahmi Alumni Pijar (For Siap) bekerja sama dengan Badan Komunikasi Pemuda Remaja Masjid Indonesia (BKPRMI) Kebumen, mendirikan perpustakaan masjid. Kali ini perpustakaan dibuat di Masjid Al Hidayah Malaka Kecamatan Karangsambung. Tepatnya dekat dengan Objek Wisata Pentulu Indah.

    Dalam kegiatan tersebut For Siap menyumbangkan 141 buku dan 30 Al Quran. Bantuan buku yang diberikan secara cuma-cuma itu didapat oleh For Siap dari berbagai donasi. Mulai dari BMT, lembaga, instansi dan masyarakat baik secara perorangan maupun organisasi. Sedangkan For Siap sendiri berada di bawah bimbingan
    BKPRMI.

    Pemberian bantuan buku dilaksanakan saat kegiatan SuperCamp dan Bakti Sosial di objek wisata Pentulu Indah, beberapa waktu lal.

    Kegiatan tersebut dihadiri oleh organisasi-organisasi kepemudaan di Kabupaten Kebumen seperti Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama (IPNU), Ikatan Pelajar Putri Nahdlatul Ulama (IPPNU), Ikatan Pelajar Muhammadiyah (IPM) dan Purna Paskibraka Indonesia (PPI). Acara juga dihadiri oleh H Achmad Cholid Fikri SAg MP dan Mukhamad Matori  SAg yang merupakan penyuluh agama dari Kantor Kementerian Agama Kebumen.

    Ketua Panitia Pelaksana Hengky Kusnadi menyampaikan bakti sosial pembuatan perpustakaan masjid bertujuan untuk menggerakkan pemuda dan remaja masjid gemar memakmurkan masjid dengan gerakan literasi. Perpustakaan masjid diharapkan remaja masjid dan takmir masjid ikut berperan aktif membangun karakter dan jiwa pemuda dan remaja yang kuat. “Membaca menjadi sumber pengetahuan. Dengan membaca maka banyak informasi yang akan diterima,” tuturnya.

    Henky yang juga merupakan mahasiswa UMP Purworejo ini berharap perpustakaan masjid dapat dijadikan salah satu model gerakan literasi pemuda dan remaja masjid. Gerakan tersebut sekaligus menjadi kegiatan untuk memakmurkan masjid di daerah masing-masing.

    Tidak hanya itu, gerakan dakwah yang inovatif dan menyentuh kreatifitas pemuda dan remaja masa kini perlu ditingkatkan. Ini agar tidak hanya menjadi pengikut peradaban, namun justru berperan aktif dalam membangun peradaban bangsa. “Ini akan menjadi sebuah gerakan yang sangat positif. Gemar membaca akan meningkatkan kompetensi warga,” ucapnya. (mam)

    Berita Terbaru :


    Scroll to Top