BPJS

BPJS
  • Berita Terkini

    HONDA CRF

    Kamis, 12 Juli 2018

    Masjid Merupakan Pusat Peradaban Masyarakat

    ISTIMEWA
    KEBUMEN (kebumenekspres.com)-Manajemen masjid menjadi hal yang sangat penting untuk dilaksanakan dan dikembangkan. Pasalnya selain sebagai tempat ibadah masjid juga dapat menjadi pusat peradaban masyarakat. Salah satu strategi manajemen masjid yakni diawali dengan Sholat Subuh berjamaah.

    Hal ini terungkap dalam diskusi yang digelar oleh Mahasiswa Manajemen Pendidikan Islam ( MPI ) IAINU Kebumen semester IV. Diskusi yang mengusung tema manajemen takmir masjid  itu dilaksanakan di Masjid Jogokariyan  Yogyakarta, beberapa waktu lalu.  Kegiatan yang di mulai pukul 09.00 sampai 11.30 WIB itu mengundang pembicara trainer management  Suharyanto, SE.

    Bukan hanya dari Kebumen saja, kegiatan diskusi dihadiri oleh mahasiswa dari empat daerah yakni IAINU Kebumen, Sukoharjo Jawa Tengah,Sukoharjo Lampung, dan Cleper Klaten. Masing-masing nahasiswa ingin memahami strategi lapangan bagaimana cara peningkatan mutu pelayanan masjid kepada masyarakat. Selain itu mahasiswa juga ingin agar kepedulian masyarakat dalam membangun dan meramaikan masjid meningkat.

    Salah satu mahasiswa yakni Miskun menyampaikan diskusi berlangsung dengan penuh semangat dan hangat. Sehingga pada segment akhir diskusi para peserta dari masing masing kelompok merasa cukup puas walaupun masih banyak hal hal yang belum terkuak. Meskipun demikian para mahasiswa terlihat sangat antusias mengikuti kegiatan sampai akhir. “Antusias ini dibuktikan dengan adanya beberapa mahasiswa yang banyak aktif bertanya dan melakukan pembahasan serta menyampaikan ide dan gagasan,” jelasnya.

    Dari hasil diskusi, lanjut Miskun, terdapat beberapa rekomendasi dalam srategi awal manajemen masjid  yakni mengadakan program wajib Sholat Subuh berjamaah pada satu minggu atau satu bulan sekali.  Mengadakan pengajian dan pembinaan secara rutin  dan melakukan pendataan anggota masjid. “Hasil diskusi tidak akan memberikan dampak apapun, maka kala tidak diiringi dengan tindakan. Untuk itu diharapkan rekomendasi tersebut nentinya dapat dilaksanakan secara berjenjang dan berkala,” katanya.

    Miskun juga menambahkan, ide gagasan yang baik merupakan hal yang sangat berharga. Kendati demikian ide akan tetap menjadi manakala  tidak ada diiringi dengan tindakan untuk merealisasikannya. “Harus ada yang mulai, meski dari hal-hal yang sangat sederhana,” ucapnya, (mam)

    Berita Terbaru :


    Scroll to Top