HONDA DUO

  • Berita Terkini

    Senin, 30 Juli 2018

    Gerhana Bulan Total Iringi Keberangkatan Jemaah Haji Purworejo

    fotoekosutopo/purworejoekspres
    PURWOREJO- Pemberangkatan calon jamaah haji (Calhaj) terakhir Kabupaten Purworejo  yang tergabung dalam kloter 38 berbarengan dengan fenomena alam langka, gerhana 'Blood Moon' terlama abad 21. Sejak jarum jam menunjukan pukul 00.00 WIB, seribuan pengombyong Calhaj telah berkumpul menanti prosesi pemberangkatan di depan Pendopo Kabupaten.

    Labbaikallahumma Labbaik, Labbaika Laa Syarikalaka Labbaik, Innalhamda Wan Ni’mata, Laka Wal Mulk, Laa Syarikalak. Lantunan lafaz Talbiyah mengalun indah bersamaan dengan deru suara knalpot tujuh bis pengangkut Calhaj asal Kabupaten Purworejo bertolak meninggalkan tanah kelahiran, Sabtu (28/7/2018) dini hari.

    Malam itu, gerhana bulan menjadi pemandangan unik menyertai keberangkatan Calhaj. Sesekali masyarakat yang tengah menantikan proses keberangkatan menengok ke atas menyaksikan iringan matahari, bumi, dan bulan pada satu garis lurus hingga menghasilkan fenomena unik, gerhana bulan.

    Udara dingin menyeruak menusuk tulang seakan tak terasa, rona kebahagian terpancar dari wajah para sanak kerabat menantikan orang yang mereka cintai bertandang menuju Baitullah.

    Suasana malam yang biasanya sepi, malam itu menjadi lautan manusia dengan derai kebahagiaan. Riuh puluhan pedagang menjajakan aneka barang dagangan menjadi bumbu penambah keramaian suasana.

    Malam menunjukan pukul 01.30 dini hari. Lengkingan adzan dan iqomat sang muadzin, Rosyid Anwar menjadi pertanda star perjalanan ibadah haji sebanyak 308 Calhaj dimulai. Mereka diberangkatkan secara simbolis oleh Asisten III Sekda Purworejo, Drs Muh Wuryanto MM.

    Di tengah pendar cahaya bulan yang kian memudar diselimuti gerhana, seribuan pengantar Calhaj ntampak haru melepas keberangkatan tamu Allah itu menuju tanah suci. Lafadz Talbiyah serta puja-puji doa tak henti mengalun dengan harapan mereka yang menunaikan seruan Allah kembali ke pangkuan keluarga dengan predikat Haji Mabrur.
    “Semoga semua calon jamaah haji tahun ini mampu menunaikan ibadah tanpa halangan dan kembali ketanah air menjadi haji yang mabrur. Dijadwalkan, Calhaj akan tiba di asrama haji Donohudan pada pukul 06.00 WIB,” ungkap Wuryanto saat upacara pemberangkatan para jamaah.

    Kepala Kantor Kemenag Purworejo Bambang Sucipto menyebut Sedikitnya 728 Calhaj Kabupaten Purworejo mulai diberangkatkan ke Tanah Suci Makkah dalam waktu yang berbeda sejak kemarin Sabtu (27/7) pagi.

    “Rombongan pertama yang tergabung dalam Kloter 36 menggunakan 2 unit bus sudah berangkat terlebih dahulu sekitar pukul 05.30. Kloter 37 menggunakan 8 unit bus berangkat pukul 08.00, diberangkatkan oleh Bu Wakil Bupati Purworejo,” sebutnya sambil berharap yang terbaik bagi para seluruh Calhaj.
    Arfan Ardiansyah (31), warga RT 2 RW 2 Kelurahan Kledung Karangdalem Kecamatan Banyuurip mengaku bahagia mengalami peristiwa langka malam itu. Gerhana bulan total menjadi pengingat monumental baginya yang mengantar keberangkatan sang kakak kandung, Zuma Apriyantini, bersama suaminya, Alim Mustain, menuju ke tanah suci.

    “Ini menjadi peristiwa yang istimewa karena gerhana bulan menjadi salah satu waktu yang baik untuk berdoa. Semoga seluruh calon jamaah haji dapat menjalankan ibadah dengan khusu dan kembali dalam keadaan sehat, selamat, serta menjadi haji yang mabrur dan mabrurah,” ujar Arfan.(top)

    Berita Terbaru :


    Scroll to Top