• Berita Terkini

    Sabtu, 30 Juni 2018

    Polisi Masih Tunggu Kepastian Penyebab Kematian Sopir di Ayamputih

    KEBUMEN (kebumenekspres.com) - Hingga kini Jajaran Kepolisian Resor Kebumen tengah mendalami adanya kasus penemuan mayat di Desa Ayamputih Kecamatan Buluspesantren pada Minggu (24/6) lalu. Hingga kini polisi masih melakukan penyelidikan apakah korban meninggal karena tabrak lari atau pembunuhan.

    Sekedar mengigatkan Warso (55) salah satu sopir bus ditemukan meninggal di Jalan Daendels, tepatnya di Desa Ayamputih Kecamatan Buluspesantren. Jenazah Warso (55) yang merupakan warga Desa Kejawar Kecamatan/Kabupaten Banyumas itu, ditemukan oleh warga tak jauh dari warung milik Suradi warga setempat.

    Adanya penemuan tersebut mengundang tanda tanya bagi masyarakat. Beredar kabar bahwa Warso meninggal akibat dibunuh. Kendati demikian sejauh ini kematian Warso diduga akibat tabrak lari.

    Kapolres Kebumen Kapolres Kebumen AKBP Arief Bahtiar melalui Kasat Reskrim AKP Aji Darmawan saat dihubungi menyampaikan, polisi masih mendalami kasus tersebut. Dalam hal ini Kasat Lantas dan Kasat Reskrim masih melakukan penyelidikan. “Masih didalami, hingga kini belum dapat disimpuklan,” tuturnya, Jumat (29/6/2018).

    Dijelaskannya, pihaknya telah berkoordinasi dengan Kasatlantas Kebumen, untuk memastikan penyeban kematian Warso. Pihaknya menyampaikan terkait adanya kasus tersebut jajaran kepolisian telah memeriksa dua orang saksi. “Kami telah mengumpulkan beberapa informasi, baik dari saksi maupun tempat kejadian perkara,” katanya.
    Adapun hasil dari penyelidikan tersebut setidaknya dapat diketahui pada Senin (2/7) atau Selasa (3/7) mendatang. Jika polisi telah berhasil mengungkap penyebab kematian Warso maka akan hal ini akan disampaikan kepada media. “Nanti kalau sudah jelas, akan kami sampaikan,” tegasnya.

    Sebelumnya telah diberitakan korban ditemukan dalam kondisi luka parah, terutama pada bagian kepala. Sebelum ditemukan dalam kondisi tidak bernyawa korban diketahui meminta ijin untuk pulang ke rumahnya di Banyumas. Kepada pemiliki PO Bus Karya Sari tempat dia bekerja, korban meminta ijin pulang ke rumah untuk mencuci. "Katanya dia mau pulang ke rumah mau cuci tapi gak tahu cuci apa," kata Parmin (50) warga Desa Ayamputih Buluspesantren.

    Jenazah Warso kali pertama ditemukan oleh Sodirin (50) sekitar pukul 04.00 WIB. Saat itu dia, yang terbangun dari tidur melihat sesosok tubuh berada di pinggir jalan. Berada di depan warung milik Suradi, warga RT 4 RW 4 Desa Ayamputih.

    Penasaran, Sodirin yang tinggal tak jauh dari lokasi itu pun mendekatinya. Namun, rasa penasaran itu berubah menjadi kaget luar biasa karena sosok tubuh itu sudah menjadi mayat dan bersimbah darah. (mam)

    Berita Terbaru :


    Scroll to Top