HONDA BEAT

  • Berita Terkini

    Kamis, 28 Juni 2018

    Langkah Pertama Ganjar-Yasin: Salami SS-Ida

    radarsemarang
    SEMARANG – Hasil hitung cepat (quick count) yang menunjukkan pasangan Ganjar Pranowo-Taj Yasin Maimoen unggul atas Sudirman Said-Ida Fauziyah membuat suasana di kantor DPD PDIP Jawa Tengah (Jateng) pecah. Bersama Gus Yasin (sapaan Taj Yasin Maimoen), Ganjar dipanggul sejumlah relawan sebagai wujud ekspresi kegembiraan. Para relawan juga menyanyikan yel-yel untuk kemenangan pasangan nomor urut 1 itu.


    Kepada media, Ganjar menyatakan, posisi unggul sudah diprediksi pasangan dengan ciri khas baju putih tersebut. Meskipun dalam beberapa survei posisi Ganjar-Yasin sempat menurun, raihannya masih berada dalam rentang yang diperhitungkan. ”Tidak ada yang tidak terduga. Karena angkanya masih di antara 56 dan 76. Jadi karena memang banyak survei dan angkanya memang dinamis,” ujar pria berambut putih itu.


    Angka survei, lanjut Ganjar, dipengaruhi sejumlah hal. Antara lain kapan survei dilakukan, berapa jumlah responden, serta bagaimana kondisi setelah pasangan ditentukan. ”Kami sudah mengira, biasanya ketika head-to-head memang dinamikanya seperti itu,” ujar Ganjar yang tiba di kantor DPD PDIP Jateng sekitar pukul 16.30 WIB bersama sang istri. Sebelumnya relawan Ganjar-Yasin datang berombongan dengan rambut gundul, menyanyikan yel-yel kemenangan pasangan tersebut.


    Terkait prediksi di sejumlah daerah bahwa Ganjar akan menuai kekalahan, terdapat empat daerah yang sebelumnya menurut perhitungan akan dimenangi pasangan nomor urut 2 Sudirman Said-Ida Fauziyah (SS-Ida). ”Kita mengakui beberapa target yang belum tinggi. Ada beberapa yang masih jauh. Ini kita genjot terus dan kita menang,” ujarnya. ”Maka, saya mengakui Pak Dirman dan Mbak Ida strateginya bagus,” lanjutnya. 


    Ditanya mengenai langkah pertama setelah diumumkan secara resmi oleh KPU, Ganjar bersama Yasin akan menyambangi pasangan SS-Ida. Dia ingin kekuatan yang sempat berkompetisi itu tetap bersatu. Tujuannya satu, agar Jateng tidak terbelah. ”Menuju Jateng sejahtera, menjadi benteng Pancasila untuk Indonesia,” tegas pria yang terus mengatakan bahwa hasil yang diperolehnya merupakan hasil kerja keras secara bersama-sama tersebut.


    Ganjar mengaku telah membicarakan pembagian tugas ketika kembali mendapat kesempatan memimpin Jateng bersama Yasin. Menurut dia, bukan persoalan ketika harus bekerja dengan pasangan baru. Sebab, dengan Gus Yasin dia sudah sering melakukan koordinasi. ”Bagaimana kerja di birokrasi, kami sudah ngobrol banyak. Karena sebelumnya beliau juga di DPRD dan sebagai mitra kami. Gus Yasin adaptif kok. Saya juga akan menyesuaikan tentunya,” papar Ganjar.


    Bersama Yasin, Ganjar akan melanjutkan prioritas pembangunan di Jateng, yakni mengenai infrastruktur, dengan menambahkan sejumlah program yang diusulkan Yasin. Antara lain di bidang pendidikan, kesehatan, dan keagamaan.


    Sementara itu, Yasin mengatakan, keterpilihan adalah amanah yang harus diemban. Dia mengaku akan menjalankan amanah dengan baik sebagai pemimpin dengan keputusan apa pun menuju kemaslahatan umat. ”Semoga lebih baik. Dengan berbagai inovasi menjadikan Jateng lebih baik,” harapnya. (sga/c9/kim)

    Berita Terbaru :


    Scroll to Top