BPJS

BPJS
  • Berita Terkini

    HONDA CRF

    Selasa, 05 Juni 2018

    Komisi B Dukung Pembangunan Irigasi di Desa Sugihwaras

    IMAM/EKSPRES
    KEBUMEN (kebumenekspres.com)-Komisi B DPRD Kebumen merekomendasi usulan Desa Sugihwaras Kecamatan Adimulyo untuk Perbaikan saluran irigasi. Hal ini lantaran irigasi yang saat ini menjadi urat nadi pertanian di desa setempat, kondisinya sangat tidak layak. Akibatnya, produksi pertanian pun terganggu.

    Hal ini disampaikan langsung oleh Ketua Komisi B DPRD Kebumen Sudarmaji saat meninjaun saluran irigasi di Desa Sugihwaras, Senin (4/6). Pihaknya yang melihat kondisi saluran irigasi seketika merasa sangat perihatin. Hingga kini kondisi masyarakat desa tersebut pun belum sesuai namanya yakni Sugih dan Waras. “Saya merekomendasi untuk usulan saluran irigasi tersebut, sebab ini sangat penting. Irigasi menjadi hal pokok pada pertanian di Desa Sugihwaras,” tuturnya.

    Sebelum meninjau lokasi, dilaksanakan pertemuan di balai desa setempat. Pertemuan membahas tentang usulan saluran irigasi dan jalan di lokasi pesawahan desa. Pertemuan juga dihadiri oleh perwakilan pihak Kecamatan Adimulyo, Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) dan Dinas Pertanian dan Pangan.

    Kepala Desa Sugihwaras Darimin menyampaikan kondisi Desa Sugihwaras memang cukup memprihatinkan. Musim hujan, selalu kebanjiran sedangkan musim kemarau mengalami kekeringan. Hingga kini belum ada solusi untuk mengatasi persoalan tersebut. “Bahkan beberapa infrastruktur yang ada belum dapat difungsika,” paparnya.

    Bambang (60) salah satu tokoh masyarakat mengemukaan, saluran irigasi tersebut merupakan hal yang sangat penting. Irigasi merupakan hal vital untuk menujang peningkatan produksi pertanian. Saat ini sumber air diambil dari sungai yang ada di desa setempat. Kendati demikian air tidak dapat mengalir dengan baik untuk mengairi 100 hektar sawah. Hal ini lantaran kondisi saluran irigasi yang buruk. “JIka diperbaiki mudah-mudahan menjadi solusi peningkatan pertanian,” jelasnya.

    Sementara itu Sujiman (41) tokoh masyarakat lainnya membenarkan jika kondisi Sugihwaras memang miskin. Bahkan Sugihwaras tidak mempunyai bondo desa sebanyak desa lainnya. Maka dari itulah masyarakat bingung hendak kemana lagi dalam meminta bantuan untuk pembangunan, selain kepada pemerintah. “Kami hanya bisa meminta, sebab jika murni swadaya, masyarakat akan keberatan,” katanya.

    Kepada Perwakilan dari Dinas Pertanian dan Pangan Sudarmaji menyampaikan pihaknya telah merekonendasi usulan tersebut. “Tolong nanti sampaikan kepada Kepala Dinas jika kami telah merekomendasinya,” ucapnya. (mam)

    Berita Terbaru :


    Scroll to Top