Honda GTR

  • Berita Terkini

    Jumat, 22 Juni 2018

    Kirab Budaya Meriahkan Pelepasan Siswa SDN 1 Kedawung

    IMAM/EKSPRES
    KEBUMEN (kebumenekspres.com)-Setelah mengikuti jenjang pendidikan selama enam tahun, akhirnya 26 siswa SD Negeri 1 Kedawung Kecamatan Pejagoan, diserahkan kembali kepada orang tuanya, Kamis (21/6/2018).

    Acara pelepasan di halaman sekolah tersebut, dimeriahkan dengan kirab budaya, drum band dan karnival. Mereka yang telah lulus sekolah dasar, diharapkan melanjutkan ke jenjang pendidikan selanjutnya.

    Kegiatan pelepasan juga dimeriahkan dengan penampilan kreatifitas siswa. Para siswa yang telah ditunjuk menunjukkan kepiawaiannya dalam membawakan Tarian Sajojo, Tari Gembira, Pantomin dan paduan suara. Para orang tua pun terlihat sangat bangga saat menyaksikan anak-anaknya mampu tampil di depan umum. Acara juga dihadiri Kepala UPTD Dinas Pendidikan  Pejagoan Sartono SPd MPd

    Ketua Panitia Pelaksana Turiyah SPd menyampaikan, di SD Negeri 1 Kedawung  para siswa juga difasilitasi untuk menyalurkan minat bakatnya. Dengan demikian maka pembelajaran akademik dan seni dapat seimbang, sehingga perkembangan otak kanan dan kiri dapat selaras. “Pentas seni ini salah satunya dilaksanakan sebagai penyaluran minat dan bakat siswa,” tuturnya.

    Turiyah menjelaskan, dalam pendidikan sekolah dasar, mendasari pada tiga aspek  yakni pengetahuan, sikap dan keterampilan. Ketiga aspek tersebut merupakan dasar atau landasan paling pokok dalam kehidupan. Dalam menjalankan kehidupan manusia memerlukan sikap yang positif, pengetahuan untuk berintraksi dan keterampilan untuk berkreasi. “Itu semua dipelajari pada janjang pendidikan sekolah dasar selama 6 tahun,” katanya.

    Kepala SD Negeri 1 Kedawung Khulasotun Malikhah menyampaikan, saat ini SD Negeri 1 Pejagoan memperoleh peringkat ke tujuh se Kecamatan Pejagoan. Adapun nilai tertinggi diperoleh oleh Siwi Nur Ratri dengan total nilai mencapai 264,0. Siwi Nur Ratri memperoleh nilai Bahasa Indonesia sebanyak 89.8, Matematika 80,2 dan IPA sebanyak 94,0. “Setelah selesai menempuh jenjang pendidikan saat ini para siswa, kami kembalikan ke orang tua,” paparnya.

    Khulasotun Malikhah berpesan agar para siswa melanjutkan jenjang pendidikan selanjutnya. Sehingga tidak ada lagi siswa yang putus sekolah. Dalam hal ini dorongan dari orang tua sangat penting untuk kelanjutan pendidikan anak. “Mudah-semua siswa dapat meneruskan ke sekolah yang diinginkan,” ucapnya. (mam)

    Berita Terbaru :


    Scroll to Top