BPJS

BPJS
  • Berita Terkini

    HONDA VARIO DUO

    Kamis, 07 Juni 2018

    891 Personil Siapkan Amankan Lebaran di Kebumen

    KEBUMEN (kebumenekspres.com)- Polres Kebumen mengerahkan sedikitnya 594 personil atau dua pertiga dari seluruh kekuatan guna mengamankan perayaan Idul Fitri 2018.

    Dalam pelaksanaannya, Polres akan dibantu oleh dinas/instansi terkait seperti TNI, Dinas Perhubungan, Dinas Kese- hatan, Satpol PP, BPBD, PMI dan elemen masyarakat. Diantaranya Orari, Rapi, Senkom Mitra Polri, Banser, Kokam dan Pramuka Saka Bhayangkara

    Total ada 891 personil yang akan bertugas membuat nyaman pemudik maupun warga Kebumen dalam merayakan momen Idul Fitri 2018. Giat Operasi Ketupat Candi 2018 secara resmi dimulai dengan apel gelar pasukan dihalaman Mapolres Kebumen, Rabu (6/6/2018).

    Apel dipimpin Plt Bupati Kebumen KH Yazid Mahfudzdan dihadiri unsur forkompimda Kebumen serta personil pengaman lebaran. “Operasi Ketupat Candi2018 akan berlangsung se- lama 18 hari, dimulai dari 7-24 Juni 2018."jelas Kapolres

    Dijelaskan Kapolres, tujuan utama operasi adalah terjaminnya rasa aman warga dalam menjalankan ibadah puasa dan merayakan idul fitri 2018. Selain itu juga ter- wujudnya situasi kamtibmas yang aman dan kondusif baik sebelum, pada saat maupun pasca idul Fitri. Terkait hal itu, lanjut Kapolres, Polres Kebumen membuka 12 pos pengamanan (pospam) yang tersebar sepanjang jalur selatan mulai Rowokele hingga Prembun ditambah di jalur lintas selatan-selatan (JLSS).

    Selain itu ada pula rest area untuk melepas le- lah para pemudik.

    Plt Bupati Kebumen KH Yazid Mahfudz yang mem- bacakan amanat Kapolri Jendral Tito Karnavian mengatakan, Operasi Ketu- pat 2018 ini melibatkan 173.397 personel pengam- anan gabungan yang terdi- ri dari TNI/Polri dan pe- merintah serta stakeholder terkait dan elemen masyarakat lainnya.

    Ia menjelaskan, dari hasil evaluasi terhadap pelaksanaan Operasi Ramadniya pada tahun 2017, ada empat potensi kerawanan yang harus diwaspadai selama Operasi Ketupat 2018.

    Empat potensi tersebut adalah stabilitas harga dan ketersedian bahan pangan, potensi permasalahan masih berkisar pada masalah distribusi pangan. Usai apel kemudian dilanjutkan dengan pemusnahan minumas keras (miras) dan obat mercon beserta petasan.

    Barang bukti yang dimusnahkan merupakan hasil operasi kepolisian yang ditingkatkan dalam kurun waktu satu bulan terakhir. Tercatat ada ratusan botol miras berbagai merk yang dimusnahkan. Pemusnah- an dilakukan secara simbolis oleh Kapolres Kebumen ber- sama Plt bupati dan jajaran forkompimda. Sementara pemusnahan obat mercon dilakukan di pantai Setrojenar dengan melibatkan personil penjinak bom Brimob Kutoarjo. (has

    Berita Terbaru :


    Scroll to Top