Honda

Honda
Jogja
  • Berita Terkini

    Jumat, 25 Mei 2018

    Tujuh Warga Binaan Rutan Kebumen Dipindah ke Kedungpane

    ISTIMEWA
    KEBUMEN (kebumenekspres.com)-Sebanyak tujuh dari warga binaan Rumah Tahanan (Rutan) Negara Kelas IIB Kebumen dipindah ke Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas 1 Kedungpane Semarang, Kamis (24/5/2018). Pindahnya warga binaan dari Rutan Kebumen ke Lapas Kedungpane merupakan kali pertama dilaksanakan.

    Biasanya warga binaan dari Rutan Kebumen dipindah ke Penjara Nusa Kambangan atau ke Cilacap dan Purwokerto. Namun kebijakan kali ini telah memperbolehkan warga binaan dari Rutan Kebumen di pindah ke Lapas Kedungpane. Para warga binaan yang dipindah tersebut mayoritas menyandang kasus asusila.

    Dalam kesempatan itu bukan hanya tujuh warga binaan yang dipindah melainkan delapan orang.  Namun satu warga binaan perempuan tidak dipindah ke Lapaz Kedungpane, melainkan Lapas perempuan yang juga ada di Semarang. Adapun warga binaan perempuan tersebut menyandang kasus pembunuhan berencana.

    Kepala Rutan Kebumen Soetopo Barutu Amd IP SSos MS mengemukakan, adanya kebijakan warga binaan Rutan Kebumen dipindah ke Lapas Kedungpane menjadi kabar baik bagi Rutan Kebumen. Pasalnya telah berulang kali disampaikan jika Rutan Kebumen telah mengalami over kapasitas. Bahkan kini penghuni Rutan Kebumen hampir mencapai dua kali lipat dari kapasitas yang ada. “Ini merupakan kali pertama dipindah ke Kedungpane,” tuturnya.

    Dijelaskannya, kini di Rutan Kebumen terdapat 197 warga binaan. Padahal daya tampung rutan sebenarnya hanya 113. Jumlah 197 terdiri dari 90 narapidana dan 101 tahanan. Selain itu terdapat pula 1 warga binaan anak dan  5 warga binaan perempuan. “Adanya penghuni yang melebihi kapasitas dikawatirkan menimbukkan hal-hal yang tidak diinginkan,” paparnya.

    Soetopo Barutu juga menyampaikan pengalamannya saat mengantar para warga binaan ke Lapas Kedungpane. Di Kedungpane, Soetopo Barutu mengaku bertemu dengan beberapa pejabat dari Kebumen yang tengah menjalani masa hukuman. Selain itu pihaknya juga bertemu dengan salah satu pengusaha yang kini tengah menjalani proses peradilan. “Saya bertemu dengan para pejabat dari Kebumen yang kini tengah menjalani hukuman. Selain itu bertemu juga pengusaha yang tengah menjalani proses peradilan,” ucapnya. (mam)

    Berita Terbaru :


    Scroll to Top