• Berita Terkini

    Tuesday, April 17, 2018

    Seorang Guru PNS di Pekalongan Nekat Gantung Diri

    MUHAMMAD HADIYAN
    PEKALONGAN - Seorang laki-laki berinisial R (39) asal Dukuh Sutosari, Desa Pantirejo, Kecamatan Kesesi, Kabupaten Pekalongan, nekat mengakhiri hidupnya dengan cara gantung diri, siang kemarin (17/4/2018). R yang diketahui berprofesi sebagai guru PNS di sebuah SD di kecamatan setempat itu, ditemukan warga di kandang ayam dalam keadaan leher tergantung dengan posisi jongkok.

    Kronologis kejadian saat itu, R datang ke rumah orang tuanya SS (41) dan S (65). Sekira pukul 07.00, R sempat ngobrol dengan kedua orang tuanya di teras rumah milik orang tuanya itu. Sampai pukul 10.00 WIB, R pamit masuk ke dalam rumah orang tuanya.

    Hingga pukul 11.30 WIB, kedua orang tuanya mencari R. Saat dicari, ternyata R dalam keadaaan sudah tak bernyawa. Korban ditemukan dalam keadaan gantung diri di kandang ayam dengan kondisi jongkok dan terdapat tali yang melilit lehernya.

    Karena panik, sang ayah bergegas memotong tali yang melilit leher korban dengan menggunakan gunting. Korban pun langsung dibawa ke Puskesmas setempat, dengan mengajak beberapa sanak saudaranya.

    Kasubbag Humas Polres Pekalongan, Iptu Akrom, menuturkan, pihak kepolisian telah melakukan olah TKP. Hasil pemeriksaan saksi dan barangbukti, diketahui, korban kemungkinan mempunyai masalh keluarga akibat ekonomi karena banyak ditagih hutang.

    "Dari pihak keluarga tidak mengehndaki dilakukan outopsi dan menerima kejadian tersebut sebagai musibah.

    Barang bukti yang ditemukan di TKP yakni tali rafia warna merah, dan sebuah baskom warna biru.

    Tindakan yang dilakukan yaitu mendatangi TKP dan  memanggil tim ident Polres Pekalongan  untuk cek jenazah di  puskesmas," jelasnya.

    Berita Terbaru :


    Scroll to Top