• Berita Terkini

    Wednesday, March 21, 2018

    Tahun 2017, Terjadi 39 Peristiwa Kebakaran di Kebumen

    KEBUMEN (kebumenekspres.com)- Sepanjang tahun 2017 peristiwa kebakaran di Kabupaten Kebumen mencapai 39 kasus. Dengan jumlah kerugian diperkirakan mencapai lebih dari Rp 21,4 miliar.

    Hal ini diungkapkan oleh Wakil Bupati Kebumen Yazid Mahfudz, pada Upacara Bendera 17-an dan  Peringatan Hari Ulang Tahun Satpol PP Ke-68, Satlinmas Ke-56, dan Hari Pemadam Kebakaran Ke–99 Tingkat Kabupaten Kebumen di Lapangan Setda Kebumen, belum lama ini.

    Bisa jadi tahun ini kejadian kebakaran bisa bertambah dari tahun lalu. Pasalnya, sejak awal tahun 2018 sampai dengan minggu pertama bulan Maret telah terjadi kebakaran sebanyak 21 kejadian. Dengan kerugian sebesar Rp 281,9 juta lebih.

    Wakil Bupati Yazid Mahfudz, meminta petugas pemadam kebakaran mengedepankan tindakan preventif atau pencegahan daripada responsif. "Ini untuk menghindari jatuh korban maupun kerugian yang lainnya," kata Wakil Bupati Yazid Mahfudz.

    Untuk itu, Yazid Mahfudz, mengingatkan hal ini harus menjadi perhatian agar masing-masing dinas, instansi, dunia usaha, warga masyarakat memiliki alat proteksi kebakaran. "Ya intinya untuk mengurangi resiko kebakaran," ujar Yazid Mahfudz.

    Sementara terkait HUT Satpol PP, Yazid Mahfudz, mengingatkan Polisi Pamong Praja mempunyai peranan penting dan strategis dalam penyelenggaraan pemerintahan di daerah. Yaitu dalam mengamankan program-program pemerintah daerah, khususnya dalam penegakan Peraturan Daerah. Tujuannya, untuk mewujudkan ketenteraman, ketertiban umum, dan pelindungan masyarakat," terangnya.
     
    Ia mengungkapkan, tema peringatan kali ini adalah Satpol PP dan Satlinmas siap mengawal Pilkada serentak 2018. Tema ini mengandung arti, Satpol PP dan Satlinmas harus lebih siaga di tahun politik ini. Antara lain, membantu menjaga ketentraman penyelenggaraan pemilu dan Pilkada baik sebelum. atau pada saat pemungutan maupun setelah pelaksanaan pemilihan. "Saya senang karena kegiatan trantibun Satpol PP dalam rangka Pilgub 2018 juga telah dilaksanakan," imbuhnya.

    Diantaranya mengadakan patroli wilayah secara rutin bersama Aparat keamanan, Panwas dan KPU. Juga penertiban Alat Peraga Kampanye (APK). Sampai dengan minggu kedua Maret, terdapat 274 APK yang telah ditertibkan.

    Sedangkan, selama tahun 2017, kinerja Satpol PP juga dinilai baik. Indikatornya yakni penegakan Perda sebanyak 750 pelanggaran, 19 diselesaikan melalui jalur hukum dan 731 diselesaikan secara persuasif.

    Kemudian pada Februari 2018 lalu, juga telah dilaksanakan penegakan Perda Nomor 7 Tahun 1973. Berupa  penutupan rumah tempat pelacuran yang berlokasi Pasar Tamanreja Kelurahan Tamanwinangun, Kecamatan Kebuemn. Yakni dalam bentuk pembongkaran tiga bangunan. Juga pemasangan tanda larangan melakukan kegiatan pelacuran dan prostitusi.

    Yazid Mahfudz, juga mengingatkan, Kabupaten Kebumen merupakan daerah rawan bencana. Karena itu, ketepatan, kecepatan, serta tindakan konsolidasi sangatlah menentukan. Utamanya dalam mendukung kesiapan masyarakat dalam menghadapi bencana dan penanganannya.

    Ia berharap Satlinmas dapat menjadi contoh dan penggerak masyarakat. Khususnya untuk melakukan upaya perlindungan masyarakat, yang dititik beratkan pada upaya pencegahan atau mitigasi. "Disamping upaya penanggulangan, guna memperkecil korban jiwa dan kerugian harta benda," tandasnya.(ori) 

    Berita Terbaru :


    Scroll to Top