• Berita Terkini

    Thursday, March 15, 2018

    SMA Pejagoan Terima Dana BOP Rp 190,4 Juta

    IMAM/EKSPRES
    KEBUMEN (kebumenekspres.com)-SMA Negeri 1 Pejagoan (Smanja) mengadakan Sosialisasi Bantuan Dana Biaya Operasional Satuan Pendidikan (BOP), Penurunan dan Penggratisan Uang Sekolah Tunggal (UST) Kelas X, XI, XII Tahun Pelajaran 2017/2018, Kamis (15/3/2018).

    Turut hadir pula pada acara sosialisasi yakni Ketua Komite SMA Negeri 1 Pejagoan H Zubair Syamsu SSos, Pengurus Paguyuban Orang Tua Peserta Didik Kelas X, XI dan XII, Orang Tua/Wali Peserta Didik Kelas X, XI dan XII. Serta segenap guru dan Karyawan SMA Negeri 1 Pejagoan.

    Kepala SMA Negeri 1 Pejagoan Sunarto SPd MPd menyampaikan sesuai dengan motto Pemerintah Provinsi Jawa Tengah yakni  “SMA Unggul, Pendidikan Murah”, maka Pemprov Jateng menggelontorkan sejumlah dana bantuan untuk SMA/SMK. Untuk bantuan Pemrov Jateng yang telah diterima oleh SMA Negeri 1 Pejagoan adalah BOP Semester 1 Tahun Pelajaran 2017/2018 senilai Rp 190.476.000. “Rincian Rp  198.000 per siswa per tahun,” tuturnya.

    Lebih lanjut dikatakan, Bantuan dana tersebut sudah dipergunakan untuk biaya operasional pendidikan pada Juli-Desember 2017 dan telah dipertanggungjawabkan penggunaannya. Adapun pada semester II Tahun Pelajaran ini, SMA Pejagoan akan menerima bantuan BOP sebesar Rp. 364.905.000. Bantuan itu dengan perhitungan Rp 765 ribu per siswa per tahun dan ditambah dengan bantuan Honor  GTT, PTT sebesar Rp 141.948.000.  “Bantuan dana pada semester II ini, rencananya akan diterimakan /cair pada akhir bulan ini (Maret),” paparnya.

    Dijelaskan Sunarto, total bantuan pemprov untuk operasional pendidikan di SMA Negeri 1 Pejagoan selama Tahun Pelajaran 20017/2018 yakni Rp 697.329.000. Adanya bantuan dana tersebut berimbas positif, terhadap turunnya besaran Uang Sekolah Tunggal (UST) siswa. Bahkan bantuan berimbas pada penggratisan UST bagi siswa tidak mampu. Dana pendidikan bersumber dari Peran Serta Masyarakat (PSM) yang diwujudkan dalam UST. Semester ini sebelum ada bantuan adalah sebesar Rp 888.501.000. Namun setelah ada bantuan telah berkurang menjadi Rp.191.172.000. “Dari angka tersebut, diperhitungkan indeks rata-rata UST  per siswa tiap bulan pada semester 1 adalah Rp 154.899. Setelah ada bantuan pada semester 2 ini menjadi Rp. 33.504,  dengan angka dan prosentase penurunan Rp. 121.395 atau setara dengan 78,37 persen.
    Pihaknya menambahkan, walaupun demikian SMA Negeri 1 Pejagoan tidak “memukul rata” besaran UST kepada seluruh siswa. Namun menyalurkan dana bantuan pemprov kepada tiga klasifikasi ekonomi siswa yakni kategori mampu, kurang mampu dan tidak mampu.

    Dalam menentukan besaran UST, SMA Negeri 1 Pejagoan mengakomodir siswa yang kondisi ekonominya kurang mampu atau bahkan tidak mampu. Maka besaran UST tiap siswa dan tiap jenjang berbeda sesuai klasifikasi ekonomi, sehingga ada subsidi silang.

    Penentuan klasifikasi ekonomi orang tua peserta didik didasarkan pada proses pengajuan keringanan UST dari orang tua peserta didik. Ini dilaksanakan  dengan disertai verifikasi bukti fisik kepemilikan KIP, KIS, Surat Keterangan Tidak Mampu dari Desa ataupun kondisi khusus tertentu hasil home visit. “Dengan demikian besaran UST di SMA Negeri 1 Pejagoan bervariasi, antara kategori siswa dengan kondisi ekonomi orang tua mampu, kurang mampu dan tidak mampu,” katanya.

    Adapun besaran UST baru SMA Negeri 1 Pejagoan untuk semester 2 (Januari-Juni 2018) adalah yakni kelas X yang semula untuk siswa kategori mampu besaran UST per bulan Rp. 260.000  menjadi Rp 71.000. Untuk kategori kurang mampu semula besaran UST per bulan Rp 145.000  menjadi Rp 35.000. Sedangkan UST untuk siswa tidak mampu adalah Rp 0 atau gratis.

    Sedangkan untuk kelas XI, yang suntuk siswa kategori mampu besaran UST per bulan Rp 175.000  menjadi Rp 44.000.  Untuk kategori kurang mampu semula Rp 115.000  menjadi Rp 19.000. Sedangkan UST untuk siswa tidak mampu adalah Rp 0 atau gratis.  Untuk Kelas XII semula siswa kategori mampu besaran UST per bulan Rp 110.000  menjadi Rp 28.000. Untuk kategori kurang mampu semula besaran UST per bulan Rp 80.000 menjadi Rp 12.000.  Adapun untuk siswa tidak mampu adalah Rp atau gratis. “Berdasarkan data untuk semester II tahun pelajaran ini, SMA Negeri 1 Pejagoan telah menggratiskan UST bagi siswa tidak mampu sejumlah 260 siswa dari total jumlah siswa 951,” ucapnya. (mam)

    Berita Terbaru :


    Scroll to Top