• Berita Terkini

    Wednesday, March 28, 2018

    Saksi Ahli Sebut Tulisan Karnain Dapat Menyerang Kehormatan Darori

    IMAM/EKSPRES
    KEBUMEN (kebumenekspres.com)-Tulisan komentar terdakwa H Abdul Karnain MD pada akun facebook dapat dinilai menyerang kehormatan Anggota DPR RI Ir KRT Darori Wonodipuro MM. Tulisan tersebut juga dinilai dapat merugikan korban dan menimbulkan kerugian imateril. Hal itu jika apa yang apa yang ada ditulisan, tidak sebagaimana dengan kenyataan yang ada.

    Hal ini disampaikan oleh Drs Subandi MPd saat menjadi saksi ahli bahasa pada sidang lanjutan pencemaran nama baik yang dilaksanakan di Pengadilan Negeri (PN) Kebumen, Rabu (28/3/2018).

    Sidang tersebut dipimpin Hakim Ketua Sapto Supriyono SH MM dan Hakim Anggota Firlando SH dan Agung Prasetyo SH. Sidang juga dihadri oleh terdakwa H Abdul Karnaen MD didampingi oleh tiga Penasehat Hukum HD Sriyanto SH MH MM, Anggoro Bekti Setyawan SH dan Achmad Beni Candra SH. Sedangkan dari pihak JPU hadir Gerry Imantoro SH.

    Dalam sidang tersebut Subandi menyampaikan makna cekokan adalah jamu yang diberikan kepada anak kecil. Biasanya setelah anak kecil dicekoki maka akan menurut kepada orang tuanya. Dalam kontek Pilkada kata cekokan dapat berarti pemberian agar yang diberi mengikuti kehendak yang memberi. “Cekokan mempunyai arti pemberian entah itu barang atau uang,” tutunya yang juga menjadi Dosen Bahasa Indonesia di Universitas Jenderal Soedirman (Unsoed) Purwokerto itu.

    Subandi menuturkan, di akun facebook terdawa juga menuliskan kata-kata PAW aja. Kata PAW dalam kontek tersebut mempunyai pengertian pergantian antar waktu. Selain itu tertulis “Ayo usut dong Partai Gerindra kalau mau gentlmen”.

    Adanya kata-kata tersebut, mempunyai arti bahwa terdakwa menganggap jika Ir Darori tidak melaksanakan sesuai garis partai dan dicurigai menerima sesuatu. Terdakwa juga menilai korban belum memiliki kiprah. Oleh karenanya, terdakwa meminta partai melakukan pengusutan atas hal tersebut dan jika perlu di PAW. "Kata PAW memiliki hubungan erat dengan kata sebelumnya yakni anggota DPR RI," katanya.

    Sedangkan kata “lala wora” menurut Subandi berasal dari Bahasa Jawa Kebumen. Kata lala wora mempunyai arti semaunya sendiri. Sedangkan kata “jangan-jangan” jika dikaitkan dengan kata usut dan cekokan dapat menjadi sebuah tuduhan/sangkaan/kecurigaan jika Ir Darori mendapatkan sesuatu saat ajang Pilkada “suap”. "Jika orang awam membaca dengan adanya kata cekokan dan lala wora dapat berpandangan negatif," tegasnya.

    Saat sidang menjelang ditutup, kuasa hukum terdakwa memberikan Surat Permohonan Pengalihan Penahanan terdakwa kepada majelis hakim. Pengalihan penahanan menjadi tahanan kota.

    Adapun yang menjadi landasan permohonan pengakihan penahanan yakni terdakwa merupakan Ketua KONI Kabupaten Kebumen. Sedangkan saat ini KONI Kebumen sendiri tengah bersiap-siap mengikuti Porprov Jawa Tengah. Dalam persiapan tersebut terdapat beberapa berkas yang harus ditandatangani oleh terdakwa.

    Penasehat Hukum HD Sriyanto SH MH MM menyampaikan yang menjadi jaminan terdakwa yakni Pengurus KONI Sri Hartanto, Salah satu Anggota DPRD Kebumenn Hj Enny Handayani. “Ada hal genting yang harus ditandatangani Ketua Umum KONI dan tidak bisa diwakilkan,” ucapnya.

    Sementara itu Dalam sidang itu, terdakwa H Abdul Karnaen Mardjuned sendiri tidak keberatan. Sidang ditunda selama selama satu pekan dan akan kembali dibuka hingga Rabu (4/4) mendatang. Adapun agenda sidang selanjutnya yakni keterangan ahli bidang ITE.

    Sebelumnya telah diberitakan jika terdakwa H Abdul Karnaen tersandung persoalan hukum karena menulikan kata-kata yang dapat mencemarkan nama baik. Adapun tulisan di akun facebook itu yakni, “Ir Darori Wonodipuro Anggota DPR RI dari dapil 7 (Kebumen, Banjar & Purbalingga) Jateng dari Partai GERINDA. Sudah seharusnya mengikuti kebijaksanaan Partai, ngga bisa ngomong seenaknya atau basa jawane lala wora thd sukses dan tidaknya Calon yg diusung Partai. Jangan2 terima cekokan sing lumayan gede.. Ayo usut dong Partai Gerindra kalau mau gentlmen. Kalau mau memang benar mau jadi Partai yang dicintai oleh pendukungnya. Selama ini urung tahu weruh si kiprahnya... Hahahha PAW aja ...”.

    Berita Terbaru :


    Scroll to Top