• Berita Terkini

    Friday, March 23, 2018

    Peringatan Hari Bumi, Warga Kebumen Diminta Matikan Lampu Satu Jam

    KEBUMEN (kebumenekspres.com) - Pemkab Kebumen menghimbau masyarakat untuk mematikan lampu dan peralatan elektronik  nanti malam, Sabtu (24/3/2018) mulai pukul 20.30-21.30 WIB. Himbauan tersebut disampaikan Kepala Dinas Perumahan Kawasan Permukiman dan Lingkungan Hidup (Perkim LH) Kebumen, Edi Rianto.

    Edi Rianto, himbauan itu sebagai tindak lanjut surat edaran dari Gubernur Jawa Tengah nomor 660/0005303 tentang pelaksanaan gerakan earth hour untuk pengendalian perubahan iklim. Kegiatan tersebut merupakan kampanye pengendalian perubahan iklim sebagai upaya perlindungan dan pengelolaan lingkungan hidup.

    "Kami mengajak seluruh masyarakat di Kabupaten Kebumen, dunia usaha dan dunia industri untuk ikut berpartisipasi dalam gerakan ini," kata Edi Rianto, Jumat malam (23/3).

    Dinas Perkim LH Kebumen, menghimbau masyarakat mematikan lampu dan peralatan elektronik yang sedang tidak dipakai selama satu jam. Hal ini sebagai simbol kepedulian dan komitmen terhadap penurunan laju perubahan iklim.

    Sementara itu, pada peringatakan hari bumi (Earth Hour), Meotel Kebumen nanti malam juga bakal mengajak semua tamunya untuk memadamkan listrik selama satu jam.

    General Manager Meotel Kebumen, Doni Avianto, menjelaskan kegiatan itu merupakan yang ketiga kalinya. Tepat pukul 20.30 WIB nanti malam seluruh penerangan yang bersumber dari listrik dimatikan dan diganti dengan lampu minyak.

    Dia mengatakan, kegiatan ini adalah kampanye penghematan energi yang dilakukan Meotel Kebumen. Makanya pihaknya mengajak seluruh tamu hotel untuk berpartisipasi dalam kampanye tersebut dengan mematikan listrik selama satu jam penuh.

    "Khusus di besok (hari ini), pada saat chek in kita menghimbau para tamu mematikan untuk mengikuti acara ini. Kita selalu mengajak para tamu untuk ikut meramaikan Earth Hour," ujarnya.

    Menurutnya, Earth Hour merupakan momentum untuk mengedukasi masyarakat agar lebih menghemat listrik dan berperan serta dalam meminimalisiri perubahan iklim yang terjadi. Dia mengharapkan agar gerakan ini menjadi sarana edukasi bagi masyarakat Kebumen untuk melakukan perubahan gaya hidup menjadi lebih ramah lingkungan.

    "Ini merupakan sebuah kampanye global guna mengajak semua penduduk bumi baik individu, komunitas, pelaku bisnis, maupun pemerintah untuk bersama-sama peduli pada upaya penurunan emisi karbon dioksida yang memicu pemanasan global dan perubahan iklim," katanya.(ori)

    Berita Terbaru :


    Scroll to Top